Home / Warta / Politik / Marzuki Alie dan Nurhayati Assegaf Diperiksa KPK Terkait Kasus E-KTP
foto: okezone

Marzuki Alie dan Nurhayati Assegaf Diperiksa KPK Terkait Kasus E-KTP

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – ‎Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie kembali diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin Selasa (26/6/2018). Dia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Mantan Sekjen Partai Demokrat itu memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik tanpa didampingi siapapun. Dia datang sekira pada pukul 10.05 WIB dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna cokelat.

Marzuki mengklaim tidak pernah tahu kenapa dirinya kembali dipanggil oleh KPK. Menurutnya, pertanyaan yang dilayangkan penyidik, sama saja seperti sebelumnya. Sedianya, Marzuki kali ini akan diperiksa untuk proses penyidikan Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.

‎”Ya enggak tahu. Saya enggak pernah tahu kok. Gak pernah tahu. Sudah ya. Saya gak tahu kok. Saya diundang pertanyaannya sama mulu. Gimana ya,” kata Marzuki di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018).

Foto/Okezone

Tak hanya Marzuki, Mantan Wakil Ketua Umum Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf juga telah lebih dulu memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK, pada hari ini.‎ Dia juga akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Irvanto dan Made Oka.

Sebelumnya, Nurhayati sendiri pernah dipanggil‎ oleh penyidik sebagai saksi untuk proses penyidikan e-KTP, pada 5 Juni 2018. Namun, Nurhayati tidak memenuhi panggilan terebut dengan alasan sedang ada kegiatan di luar negeri.

Pemeriksaan terhadap Nurhayati merupakan yang perdana sejak namanya disebut dalam persidangan perkara korupsi e-KTP.‎ Sebagaimana dalam persidangan Anang Sugiana Sudihardjo, Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi membeberkan sejumlah nama anggota DPR yang turut kecipratan uang panas proyek e-KTP.

Satu nama baru yang disebut Irvanto turut kebagian uang panas e-KTP yakni, Nurhayati Ali Assegaf. Politikus Demokrat itu disebut Irvanto menerima uang panas proyek e-KTP sebesar 100 ribu Dollar AS.

Check Also

KPU Sebut 31 Juta Warga Pemilik e-KTP Belum Terdaftar di DPT

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkapkan sebanyak 31 juta warga yang telah melakukan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: