Breaking News
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Mark Dynamics Indonesa Buka Penawaran Saham
Istimewa
Istimewa

Mark Dynamics Indonesa Buka Penawaran Saham

WOL – PT Mark Dynamic Indonesia (“Perseroan”) merencanakan akan melakukan penawaran umum perdana saham sejumlah Rp160 Juta yang dikeluarkan dari portepel perseroan atau sebesar 21,05 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan setelah pelaksanaan penawaran umum perdana saham persereon.

Dimana dengan nilai nominal Rp100 per saham yang aka  ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp250 per saham. Dengan demikian jumlah dana yang akan diperoleh dari penawaran umu perseroan ini sebesar Rp40 Miliar.

Presiden Direktur Perseroan, Yeoh Sek Boon mengungkapkan dalam Due Diligence Meeting dan Public Expose penawaran umum perdana saham perseroan yang dilaksanakan pada hari ini, bahw seluruh dana yang diperoleh perseroan dari hasil penawaran umum perdana, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk beberapa hal.

“Salah satunya adalah sekitar 32,40 persen akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan du Tanjung Morawa dalam rangka ekpansi produksi, dan sekitar 67,60 persen digunakan untuk pembayaran sebagia pokok utang bank di PT Bank Permata Tbk,” tutur Yeoh, Senin (12/6).

Namun perseroan telah menunjuk PT Panin Sekuritas Tbk untuk bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi dalam penawaran umum perdana saham ini.

“Untuk jadwal penawaran umum sementara ada beberapa tahap, pertama masa penawaran awal (Book Buindling) pada 2-8 Juni 2017, Tanggal Aktif 20 Juni, Masa penawaran 22 Juni-5 Juli 2017 dan tanggal pencatatan saham di bursa efek Indonesia,” terangnya.

Yeoh juga menambahkan bahwa Perseroan yang sebagian besar dari luar negeri seperti Malaysia, Thailand, Vietnam dan China, memiliki catatan penjualan bersih mencapai 187,05 miliar atau sekitar 65 persen.

“Dan ini adalah Perseroan untuk produksi sarung tangan yang merupakan produsen sarung tangan terbesar di dunia, selebihnya 25 persen produk perseroan berasal dari Thailand dan Vietnam, sedangkan 10 persen untu wilayah produksi Luar Negeri,” tambahnya.

“Dan share market untu produk ini juga semakin tahun, semakin mengalami peningkatan, yakni permintaan sekitar sampai 10 persen dengan target hingga 28-30 persen,  dan ini salah satu factor untuk melakukan kegiatan penawaran umum perdana saham,” pungkasnya.(wol/rls/data1)

Check Also

Ilustrasi (WOL Photo)

Juni 2017, Ekspor Sumut Turun 17,99 Persen

MEDAN, WOL – Badan Pusat Statistik (BPS) Wilayah I Sumatera Utara, mencatat ekspor melalui pelabuhan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.