Newsticker
WOL / Warta / Mancanegara / Malaysia Kecam Aksi Provokasi Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan
foto: australiaplus.com
foto: australiaplus.com

Malaysia Kecam Aksi Provokasi Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan

BEIJING, WOL – Pembangunan di pulau di wilayah sengketa Laut Tiongkok Selatan oleh Beijing adalah provokasi tidak beralasan, kata kepala angkatan bersenjata Malaysia pada Minggu, menanggapi pernyataan negara yang mengakui perairan tersebut.

“Saya ingin menyampaikan masalah tentang provokasi tidak beralasan, yang dilakukan Tiongkok melalui pembangunan pulau permukiman di Laut Tiongkok Selatan,” kata Kepala Angkatan Bersenjata Malaysia Zulkefli Mohd Zin dalam temu keamanan di Beijing.

Langkah Beijing pada tahun lalu dalam membangun pulau buatan, yang disebut-sebut demi tujuan masyarakat, juga menuai kecaman keras Washington.

Zulkefli mengatakan Tiongkok memastikan bahwa pekerjaan bangunan mereka juga ditujukan untuk kepentingan warga, penelitian laut dan membantu pelayaran aman kapal pelintas wilayah tersebut.

“Waktu akan menunjukkan apakah niat Tiongkok sebenarnya. Sementara itu, kita harus menerima alasan-alasan yang diberikan oleh Tiongkok tentang tujuan pembangunan pulau-pulau ini. Saya berharap pekerjaan ini ditujukan untuk kebaikan umat manusia,” katanya.

Hubungan Tiongkok dengan beberapa negara ASEAN, terutama Filipina dan Vietnam, yang juga bersaing dalam kepemilikan Laut Tiongkok Selatan, kian menegang karena ketegasan Beijing di wilayah yang dilewati kapal-kapal dagang dan berpotensi menghasilkan 5 triliun dolar AS per tahun itu.

Malaysia secara umum menerapkan garis batas dengan Beijing di Laut Tiongkok Selatan, tidak seperti Vietnam dan Filipina, yang mencerca upaya ekspansionisme Tiongkok.

Namun, dua pelatihan angkatan laut Tiongkok secara berurutan dilaksanakan di sekitar James Shoal, yang termasuk zona ekonomi eksklusif Malaysia, membuat Kualalumpur meminta Tiongkok mengubah pendekatan mereka, tutur beberapa diplomat senior pada Reuters.

Pada awal bulan ini, Tiongkok menyatakan telah menyelesaikan mercusuar di Cuarteron Reef dan Johnson South Reef yang terletak di kepulauan Spratly, untuk membantu penelitian dan penyelamatan maritim, keamanan navigasi, serta pemulihan bencana.

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok, Liu Zhenmin dalam forum militer yang sama, Sabtu lalu, menuturkan bahwa mercusuar tersebut akan sangat membantu keamanan di Laut Tiongkok Selatan. Tiongkok akan terus membangun sarana serupa, kata dia, tanpa merinci.(antara/data1)

Baca Juga

WOL Photo

Poldasu Amankan 446 Balpres Monza Ilegal Dari Malaysia

MEDAN, WOL – Subdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut mengamankan 446 karung balpres pakaian bekas alias ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.