Breaking News
_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Mahathir Setuju Lanjutkan ProyekTransportasi dan Properti China di Malaysia Senilai Lebih Rp400 Triliun
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad. (REUTERS/Lai Seng Sin)

Mahathir Setuju Lanjutkan ProyekTransportasi dan Properti China di Malaysia Senilai Lebih Rp400 Triliun

KUALA LUMPUR, Waspada.co.id – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan akan kembali melanjutkan pembangunan proyek transportasi dan properti China bernilai US$34 miliar atau setara Rp484,114 triliun (kurs Rp14.238 per dolar AS) yang pernah dihentikan negaranya pada 2017 lalu.

Pengumuman tersebut dibuat setelah sebelumnya Malaysia sepakat untuk melanjutkan proyek kereta sepanjang 640 kilometer yang juga didanai dengan pinjaman China.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Perdana Menteri Mahathir Mohamad akhir pekan ini, keputusan kelanjutan proyek diambil dengan pertimbangan; proyek akan menarik lembaga keuangan dan perusahaan.

Proyek tersebut juga diperkirakan akan menjadi tempat pertemuan sejumlah jalur kereta.

Meskipun akan kembali dilanjutkan, ada beberapa perubahan yang akan dilakukan pada proyek tersebut. Salah satu perubahan akan dilakukan pada rencana pembangunan 10 ribu unit perumahan murah dan taman rakyat.

Tapi untuk pelaksana, proyek akan dilanjutkan dengan kontraktor yang sama. Kontraktor memiliki 60 persen saham sementara pemerintah memiliki sisanya.

Sebagai informasi, pembangunan proyek transportasi dan properti China di Malaysia ini sebenarnya sudah diluncurkan sejak 2011 lalu atau ketika Malaysia dipimpin oleh Najib Razak. Tapi, pada 2017 lalu, proyek dihentikan karena ada perselisihan soal mekanisme pembayarannya. (cnn)

Check Also

Utusan China Sowan ke Rumah Prabowo Setelah Bertemu Jokowi, Ada Apa?

JAKARTA, Waspada.co.id – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima kunjungan Penasihat Hubungan Luar Negeri ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.