Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / LSP Hotpari Medan Teken Kontrak Tambahan Uji Kompetensi 2018
Dyah Kartikawati Hardi mewakili Kementeria Pariwisata (kiri) dan Ketua LSP Hotpari Medan, Denny S Wardhana, dalam penandatanganan kontrak uji kompetensi dari Kementerian Pariwisata, akhir pekan lalu. (WOL Photo/Ist)

LSP Hotpari Medan Teken Kontrak Tambahan Uji Kompetensi 2018

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hotpari (Hotel dan Pariwisata) Medan Denny S Wardhana menandatangani kontrak penambahan uji kompetensi 2018, di Garuda Plaza Hotel, Medan, akhir pekan lalu.

Dalam kontrak tersebut LSP Hotpari mendapat tambahan peserta untuk uji kompetensi di 2018, 450 peserta lagi. Sebelumnya, tahun ini LSP Hotpari sudah memiliki target mensertifikasi 3.000 pekerja sektor hotel dan pariwisata yang tersebar di seluruh wilayah Sumut dan Aceh, kata Denny S Wardhana.

Dyah Kartikawati Hardi mewakili Kementerian Pariwisata mengungkapkan kontrak uji kompetensi yang diserahkan kepada LSP Hotpari ini untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang hotel dan restoran.

“Memang ini berbeda dengan program tahunan yang biasa dijalankan. Sebab ini menggunakan mekanisme penunjukan langsung. Jadi ada keyakinan kepada LSP Hotpari untuk menyelesaikan seluruh progress kerja yang sudah ditargetkan tahun ini. Dengan begitu kita meminta LSP Hotpari menentukan mekanisme pelaksanaan kontrak. Apakah dengan tiga termin atau dua termin saja,” jelasnya.

Ketua LSP Hotpari Denny S Wardhana mengemukakan upaya untuk mendorong peningkatan kualitas SDM sektor hotel dan pariwisata akan menjadi komitmen mereka. “Kita komit untuk itu. Sehingga setiap tahun kita melakukan uji kompetensi kepada siswa SMK dan pekerja sektor industri. Tujuannya agar tercapai kualitas SDM yang diharapkan dan berstandar ASEAN,” ujarnya.

Dalam berbagai pengalaman melakukan uji kompetensi tenaga kerja sektor pariwisata akan diukur dengan beberapa metode. “Tentu diserahkan kepada para asesor LSP Hotpari. Apakah seorang pekerja misalnya sudah kompeten atau belum. Bahkan yang menjadi tantangan untuk kita tahun ini karena LSP Hotpari akan melakukan sertifikasi sampai ke Aceh,” tuturnya.

Menurutnya, untuk periode September, LSP Hotpari dalam dua pekan ini akan menguji di dua lokasi berbeda. “Tanggal 3 September sertifikasi di Berastagi. Kemudian pekan depannya ke Siantar dan Parapat. Setelahnya baru ke Aceh,” ungkap Denny.

Selanjutnya LSP Hotpari akan menyelesaikan kontrak tambahan yang sudah disetujui oleh pihaknya dan Kementerian Pariwisata. Denny yang juga ketua PHRI Sumut menambahkan semua proyeksi tersebut akan selesai Oktober. “Karena setelahnya kita juga sedang merancang kerjasama dengan World Bank,” tuturnya.

Informasi yang didapatkannya dari Kemenpar, pada tahun 2018 ini Kemenpar menargetkan 125.000 orang tersertifikasi di seluruh Indonesia melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). “Setidaknya ada tiga manfaat dari sertifikasi ini, yakni semakin memperkuat 3C atau Calibration, Confidence, dan Credibility,” kata Denny S Wardhana. (wol/ags/min/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

PRSU Masuk Kalender Wisata Nasional Kementerian Pariwisata

MEDAN, WOL – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi  resmi membuka Pekan Raya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: