Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Lolos OTT, Anak Buah Pengusaha Tamin Sukardi Diburu KPK
Ketua KPK Agus Raharjo Beberkan Barang Bukti Dolar Singapura Terkait OTT di Medan (foto: Okezone)

Lolos OTT, Anak Buah Pengusaha Tamin Sukardi Diburu KPK

agregasi

 

 

JAKARTA – Anak buah pengusaha Tamin Sukardi, Hadi Setiawan yang telah ditetapkan sebagai tersangka, lolos dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa 28 Agustus 2018, kemarin. KPK pun meminta agar Hadi Setiawan untuk menyerahkan diri.

‎”KPK mengingatkan agar tersangka HS (Hadi Setiawan) yang diduga memiliki peran dalam perkara ini agar bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri,” kata Ketua KPK, Agus Rahardjo di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (29/8/2018).

Ini Dia Barang Bukti Dolar Singapura terkait OTT di Medan
Barang Bukti Dolar Singapura terkait OTT di Medan (foto: Okezone)

Menurut Agus, peran Hadi Setiawan dalam perkara ini sangat penting. Oleh karenanya, Agus meminta agar orang kepercayaan Tamin Sukardi menyerahkan diri ke KPK agar dapat langsung diproses hukum.

“HS sangat penting perannya kita sarankan menyerahkan diri karena banyak sekali hal-hal terkait dengan HS, kita sarankan untuk menyerahkan diri,” ungkap Agus.

Hadi Setiawan sendiri telah ditetapkan sebagai ‎tersangka kasus dugaan suap pemulusan putusan perkara di Pengadilan Tipikor Medan. Selain Hadi, KPK juga menjerat tiga tersangka lainnya yakni, Hakim Ad Hoc Tipikor Medan, Merry Purba; pengusaha ‎Tamin Sukardi; dan panitera pengganti Elpandi.

Hadi Setiawan sendiri berperan sebagai perantara uang suap. Hadi berkomunikasi dengan panitera pengganti Elpandi untuk menyerahkan uang suap dari bosnya, Tamin Sukardi kepada Hakim Merry Purba.

Pemberian suap itu diduga untuk mempengaruhi putusan perkara tipikor nomor perkara 33/Pid.sus/TPk/2018/PN.Mdn dengan terdakwa Tamin Sukardi.

Dimana, dalam putusan majelis hakim yang dibacakan pada 27 Agustus 2018, Tamin Sukardi divonis pidana enam tahun penjara dan denda Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan dan uang pengganti Rp132 miliar.

Ini Dia Barang Bukti Dolar Singapura terkait OTT di Medan
Barang Bukti Dolar Singapura terkait OTT di Medan (foto: Okezone)

Dalam putusan tersebut, Hakim Merry Purba menyatakan Dissenting Opinion (DO) alias perbedaan pandangan. Merry pun diduga menerima suap sebesar 280 ribu Dollar Singapura untuk mempengaruhi putusan tersebut. Pemberian uang sebesar 280 Dollar Singapura diberikan dalam dua kali tahapan.

Sebagai pihak yang diduga menerima, Merry Purba dan Helpandi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebagai pihak yang diduga pemberi, Tamin Sukardi dan Hadi disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 (1) a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Check Also

Ini Dugaan Kasus Yang Menjerat Bupati Pakpak Bharat

JAKARTA, Waspada.co.id – Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan perkara yang diduga menjerat Bupati Pakpak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: