Breaking News
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Lantik 23 Pejabat di Kementerian ESDM, Menteri Jonan: Fokus Kerja Jangan Mikirin Politik!
Menteri ESDM Ignasius Jonan beserta jajaran KESDM (Foto: Giri Hartomo/Okezone)
Menteri ESDM Ignasius Jonan beserta jajaran KESDM (Foto: Giri Hartomo/Okezone)

Lantik 23 Pejabat di Kementerian ESDM, Menteri Jonan: Fokus Kerja Jangan Mikirin Politik!

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)Ignasious Jonan hari ini melantik 23 pejabat eselon II dan III Kementerian ESDM di Kantornya. Adapun rinciannya yakni tiga orang pejabat eselon II untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan 20 jabatan eselon III yang terdiri dari pejabat administrator dan pejabat pengawasan.

Setelah melantik, Menteri Jonan berpesan kepada pejabat yang dilantik pada hari ini untuk berfokus kerja dalam sisa waktu dua tahun. Oleh karenanya, dirinya meminta kepada para pejabat yang dilantik untuk tidak memikirkan politik.

“Pemerintahan ini tinggal 2 tahun berakhir 2019 nanti. Tolong manfaatkan 2 tahun ini dengan sebaik-baiknya. Fokus saja pada pekerjaan tidak usah memikirkan politik. Karena pak Presiden berpesan menteri kerja aja deh biar nanti urusan politik beliau saja. Jadi kita tetap fokus kita tetap kerja,” ucap Jonan dalam acara Pelantikan Pejabat Eselon II dan III di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (23/10/2017).

“Saya bilang ke pak Sekjen tolong kasih tahu, Menteri itu sudah jabatan politis. Menteri dipilih atas hak prerogratif bapak Presiden. Tolong yang di bawahnya jangan politis, tapi harus kompetensi,” imbuhnya.

Selain berpesan untuk tidak memikirkan politis, Jonan meminta kepada para pejabat untuk bekerja bersungguh-sungguh. Karena menurutnya, mereka yang dilantik pada hari ini akan menjadi harapan bagi bangsa dan negara dalam masa masa mendatang.

“Saya sudah minta evaluasi sampai akhir tahun nanti bulan maret atau april biasanya dilakukan mutasi atau penyegaran apabila dipandang tidak pas dalam pekerjaannya. Sebaiknya dievaluasi setiap 6 bulan. Saya ingin memberikan contoh semua pegawai harus bisa berkontribusi,” ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada pejabat yang dilantik pada hari ini tidak pelit wawasan terhadap bawahannya. Karena hal tersebut justru akan berdampak buruk bagi Kementerian dan negara .

“Harapannya satu kepemimpinan dan outlook dari kementerian ini untuk bangsa dan negara bisa menjadi lebih baik. Saya dari pagi dengan pak sekjen, kita itu tidak boleh menggunakan falsafah dalam kepemimpinan itu seperti guru silat jaman dulu. Dulu punya ilmu 10 lalu punya murid tapi yang diajarin jurusnya cuma 9. Nanti murid menjadi guru, lalu semakin berkurang, nanti generasi yang bawah ini bisanya cuma nyapu. Sudah tidak ada ilmunya. Jadi saya bilang apa yang kita punya sekarang ini generasi ke depan yang memimpin kementerian harus yang lebih baik,” jelasnya.

Check Also

Foto: Yohana/Okezone

Apa Alasan BI Tahan Suku Bunga Acuan di 4,25%?

  JAKARTA – Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 4,25%, ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.