Home / Warta / Indonesia Hari Ini / KPK Tetapkan Irwandi Yusuf Tersangka Korupsi Pembangunan Dermaga Sabang
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tiba di Gedung KPK, Jakarta (Putera/Okezone)

KPK Tetapkan Irwandi Yusuf Tersangka Korupsi Pembangunan Dermaga Sabang

JAKARTA – Komisi Pemberantasan‎ Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi terkait pelaksanaan pembangunan Dermaga Sabang 2006-2011. Kedua tersangka adalah Gubernur non-aktif Aceh, Irwandi Yusuf (IY) dan Izil Azhar alias Ayah Merin.

Izil Azhar (IA) mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Sabang. Setelah GAM berdamai dengan Indonesia, Irwandi yang pernah jadi juru propaganda GAM menjabat Gubernur Aceh dan Izil Azhar diangkat sebagai orang kepercayaannya.

“KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan perkara tersebut ke penyidikan dan menetapkan lagi tersangka ‎dalam perkara ini, yaitu, IY dan IA,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

Penetapan Irwandi dan Izil sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan penyidikan kasus yang menjerat mantan bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Gani. Irwandi pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

KPK menduga Irwandi selaku Gubernur Aceh periode 2007-2012 bersama‎ Izil Azhar menerima gratifikasi yang dianggap suap karena berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya dari proyek di Dermaga Sabang.

Febri Diansyah (Arie/Okezone)

“Total dugaan gratifikasi yang diterima yaitu sebesar sekitar Rp32 miliar. Dan IY diduga tidak melaporkan penerimaan tersebut pada Direktorat Gratifikasi KPK,” terangnya.

Atas perbuatannya, keduanya disangkakan melanggar Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan‎ UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat Kepala PT Nindya Karya Cabang Sumut dan Nangroe Aceh Darussalam, Heru Sulaksono, PPK Satker Pengembangan Bebas Sabang, Ramadhany Ismy, Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang juga mantan bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani dan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang, Teuku Syaiful Ahmad.

Tak hanya itu, KPK juga telah menjerat dua perusahaan penggarap proyek ini, yakni PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati. Sementara bagi Irwandi Yusuf, kasus ini merupakan kasus kedua yang menjeratnya.

Ini kali kedua status tersangka suap disematkan ke Irwandi Yusuf. Sebelumnya dia sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengalokasian dan penyaluran dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh tahun 2018.

Check Also

OTT di Pemkab Bekasi, Meikarta Akan Bentuk Investigasi Internal

  JAKARTA – Pengelola Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU) mengaku terkejut dengan ditetapkannya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: