_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / KPK Tahan Eks Anggota DPRD Sumut Usai Serahkan Diri
Eks Anggota DPRD Sumut Ferry Suando Tanuray Kaban (Foto: Arie Dwi Satrio)

KPK Tahan Eks Anggota DPRD Sumut Usai Serahkan Diri

agregasi

 

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Ferry Suando Tanuray Kaban usai menyerahkan diri siang tadi. Politikus Partai Bulan Bintang (PBB) itu ditahan di Rutan belakang Gedung Merah Putih KPK.

Ferry Kaban merupakan salah satu tersangka kasus dugaan suap terkait fungsi dan kewenangan selaku anggota DPRD Sumut. Ferry ‎resmi mengenakan rompi oranye setelah menjalani proses pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.

“FST (Ferry Suando Tanuray Kaban) ditahan di Rutan Cabang KPK di belakang Gedung Merah Putih KPK‎,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

Selain Ferry Kaban, KPK juga menahan satu tersangka legislator Sumut lainnya yakni, Dermawan Sembiring. KPK menitipkan Dermawan Sembiri di Rutan Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk 20 hari ke depan.

“Dengan demikian, seluruh tersangka anggota DPRD Sumut yang menjadi tersangka dalam penyidikan yang telah diumumkan sejak 3 April 2018 lalu telah dilakukan penahanan,” terang Febri.

Febri menambahkan, ‎sebagian tersangka dalam kasus dugaan suap terkait fungsi dan kewenangan selaku anggota DPRD Sumut‎ telah masuk ke proses persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 38 anggota DPRD Sumut sebagai tersangka. Mereka diduga menyalahgunakan wewenang atau jabatannya dengan menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho.

Adapun ke-38 anggota DPRD Sumut itu yakni Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M Yusuf Siregar, Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser, dan Dermawan Sembilan.

Kemudian ada Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean.

Atas perbuatannya, mereka disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Check Also

Sofyan Basir Penuhi Panggilan KPK sebagai Tersangka

  JAKARTA -‎ Direktur Utama (Dirut) non-aktif PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Sofyan Basir datang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: