Home / Warta / Indonesia Hari Ini / KPK Panggil Anggota DPR Aziz Syamsuddin dan I Gusti Rai Wirajaya
Ilustrasi (foto/Okezone)

KPK Panggil Anggota DPR Aziz Syamsuddin dan I Gusti Rai Wirajaya

agregasi

 

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (28/8/2018) mengagendakan pemeriksaan terhadap dua anggota DPR RI periode 2014-2019, yakni Ketua Komisi III DPR RI asal Golkar, Aziz Syamsuddin dan anggota Komisi XI DPR RI asal PDI-Perjuangan, I Gusti Rai Wirajaya.

Keduanya akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap usulan dana perimbangan daerah untuk penyidikan anggota Komisi XI DPR RI, Amin Santono.

KPK juga memanggil‎ satu saksi lainnya, yakni Kasubdit Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2 Direktorat Dana Perimbangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yudi Sapto Pranowo.

“Hari ini dijadwalkan pemeriksaan tiga orang saksi untu‎k tersangka AMN dalam kasus dugaan suap terkait dana perimbangan daerah,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Foto/Okezone

KPK memang sedang mengembangkan kasus yang menyeret PNS Kemenkeu Yaya Purnomo dan anggota Komisi XI DPR RI, Amin Santono ini. Pengembangan mengarah ke sejumlah anggota DPR, pejabat Kemenkeu, ataupun pejabat daerah.

Dugaan pengembangan perkara mencuat setelah tim penyidik menggeledah tiga lokasi terkait kasus ini. Tiga lokasi itu, yakni kediaman Puji Suhartono, di Graha Raya Bintaro, rumah dinas anggota DPR fraksi PAN yang diduga dihuni Sukiman di Kalibata, dan Apartemen milik tenaga ahli anggota DPR fraksi PAN di Kalibata City.

Dari apartemen tenaga ahli anggota DPR fraksi PAN, tim menyita satu unit mobil jenis Toyota Camry. Kemudian, dari kediaman Puji Suhartono, tim menyita uang sebesar Rp1,4 miliar dalam pecahan Dollar Singapura. Sedangkan dari rumah dinas anggota DPR fraksi PAN, KPK hanya menyita dokumen.

Febri menyatakan, pihaknya masih mendalami dugaan sejumlah bukti tambahan hasil penggeledahan ‎yang masih berkaitan dengan kasus ini. Nantinya, bukti tambahan tersebut besar kemungkinan bisa mengarah ke pengembangan perkara.

“Beberapa fakta akan kami lengkapi terlebih dahulu, penyidikan ini masih berjalan, nanti kita akan mempelajari kalau memang ada pengembangan-pengembangan di perkaranya untuk fakta-fakta yang lain,” kata Febri.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan empat tersangka terkait ‎kasus dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P tahun anggaran 2018. Keempatnya yakni, Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Santono, PNS Kemenkeu, Yaya Purnomo, perantara suap, Eka Kamaluddin, serta pihak swasta, Ahmad Ghiast.

Check Also

KPK Periksa Mantan Kepala Biro Keuangan Pemprovsu

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa manatan Kepala Biro Keuangan Pemprovsu Ahmad Fuad ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: