Home / Warta / Indonesia Hari Ini / KPK Hibahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,5 Miliar ke Kejagung
Ilustrasi (Dok.Antara)

KPK Hibahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,5 Miliar ke Kejagung

Agregasi

 

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghibahkan barang rampasan yang didapatkan dari penanganan perkara korupsi dan tindak pidana pencucian uang ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Hal tersebut setelah keluarnya Penetapan Status Penggunaan (PSP) barang rampasan KPK.

Barang rampasan yang dihibahkan ke Kejagung itu senilai Rp3,5 miliar. Rencananya aset tersebut akan diserahkan di Kantor Kejagung Selasa, 24 Juli 2018 besok.

“Unit Labuksi KPK akan melakukan serah terima hibah barang rampasan dari beberapa perkara korupsi dan TPPU yang pernah ditangani,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Barang rampasan yang dihibahkan antara lain adalah, satu unit Toyota Fortuner 2.5 GAT Tahun 2013, senilai Rp274.564.000. Yang diperoleh dari perkara dengan tersangka Djoko Susilo.

Masih dengan tersangka yang sama, satu unit mobil Toyota Kijang Innova V XW43 Tahun 2007, senilai Rp 94.934.000. Kemudian, satu unit mobil Isuzu Tahun 1996, senilai Rp 28.380.000.

Foto/Okezone

Kemudian, satu unit Hyundai H1 2.4 Tahun 2010. Senilai 100.595.000, dari perkara dengan tersangka Fuad Amin. Dan satu unit rumah yang berlokasi di Jalan Pancoran Indah 3 No. 8 Jakarta Selatan, DKI Jakarta dengan luas tanah/bangunan 140 m2/172 m2 senilai Rp3.033.706.000. Dari perkara dengan tersangka Akil Mochtar

Febri merincikan rencana penggunaan barang himbahan tersebut, untuk mobil Fortuner, Innova dan Isuzu akan dihibahkan untuk dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional Kejaksaan Negeri Magetan.

Sedangkan, satu unit kendaraan lainnya, yaitu Hyundai H1 akan dihibahkan untuk dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional Kejaksaan Negeri Bangkalan. Lalu, satu unit rumah akan dihubahkan untuk dimanfaatkan sebagai rumah dinas Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI.

“Penyerahan akan dilakukan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima, penyerahan plakat, kunci dan dokumen langsung dari Ketua KPK kepada Jaksa Agung,” tutur Febri.

Menurut Febri, penyerahan PSP dilakukan berdasarkan Putusan Menteri Keuangan No. 16/KM.6/WKN.03/2018 tanggal 9 Januari 2018, Surat Keputusan Menteri Keuangan No 17/KM.6/WKN.07/KNL.03/2018 tanggal 9 Januari 2018 dan surat keputusan Menteri Keuangan No. 12/KM.6/2018 tanggal 18 Januari 2018.

“PSP menjadi salah satu mekanisme yang digunakan KPK untuk memaksimalkan pemanfaatan barang rampasan untuk kepentingan K/L/O/P dan instansi pemerintahan lainnya yang membutuhkan guna mendukung pelaksanaan tugas. Selain itu, KPK juga melakukan lelang terhadap barang rampasan sebagai mekanisme lainnya untuk pengembalian kerugian keuangan negara,” papar Febri.

Check Also

KPK Limpahkan Berkas Gubernur Aceh

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas tiga tersangka kasus suap terkait Dana ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: