Home / Warta / Indonesia Hari Ini / KPK Geram Novel Baswedan Dijadikan Korban untuk Kedua Kali
Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

KPK Geram Novel Baswedan Dijadikan Korban untuk Kedua Kali

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, pihaknya geram jika penyidik senior KPK, Novel Baswedan harus dua kali menjadi korban. Sebab, beberapa waktu terakhir terdapat pihak-pihak yang menuding Novel tidak kooperatif saat dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

“Pihak-pihak lain yang justru menuding Novel tidak kooperatif untuk menjelaskan siapa pelaku penyerangnya, kami ingatkan agar tidak menempatkan Novel, dua kali sebagai korban,” kata Febri lewat pesan singkatnya, Senin (19/2/2018).

Febri menjelaskan, bahwasanya, Novel sudah menjadi korban penyiraman air keras yang hingga kini jajaran kepolisian belum dapat mengungkap siapa pelaku maupun dalangnya. Oleh karenanya, Febri meminta agar pengungkapan pelaku serta dalang tersebut tidak dibebankan kepada Novel.

“Akal sehat dan rasa kemanusiaan kita tidak bisa menerima jika justru korban (Novel) yang dialahkan ketika pelaku belum ditemukan,” terangnya.

Sejauh ini, kata Febri, tim yang ditugaskan dari lembaga antirasuah terus memantau perkembangan penuntasan kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan. Namun, kasus tersebut belum ada progres yang signifikan dari jajaran Polda Metro Jaya.

“Tim KPK yang ditugaskan untuk berkoordinasi masih terus menjalankan tugasnya untuk mendapatkan informasi perkembangan penanganan perkara dari tim di Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Novel Baswedan akan segera pulan‎g dari Singapura ke Indonesia, pada Kamis, 22 Februari 2018, pekan ini. Namun demikian, Novel harus dilakukan pemeriksaan lanjutan terlebih dahulu sebelum pulang ke tanah air.

“Jika hasil cek dan kontrol tekanan mata ke dokter besok hasilnya baik, maka Rabu akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dan Kamis direncanakan kembali ke Jakarta,” ujar Febri

Febri menjelaskan kondisi terkini kedua mata Novel Baswedan setelah dilakukan operasi tambahan beberapa waktu lalu. Berdasarkan hasil laporan dari tim dokter, operasi tambahan beberapa waktu lalu cukup berhasil.

“Operasi tambahan ini dipandang berhasil menggeser bagian yang tumbuh ke area yang belum tumbuh di tengah mata,” terang Febri.

Meskipun nantinya Novel sudah diperbolehkan kembali ke tanah air, namun, Novel masih harus dilakukan rawat jalan. Kata Febri, Novel masih harus melakukan ‎kontrol dalam rentang satu kali dalam tiga minggu untuk nantinya menjalani operasi besar tahap II.

“Jika sudah selesai recovery setelah operasi kemarin, bisa direncanakan untuk operasi tahap 2. Jadwal operasi tahap 2 direncanakan pada bulan April 2018,” tukas Febri.

Sekadar informasi, Novel Baswedan mengalami kerusakan mata setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada April 2017, lalu. Novel pun dilarikan ke rumah sakit di ‎Singapura agar matanya kembali normal.

Sayangnya, jajaran Kepolisian belum juga berhasil ‎mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.‎

Check Also

Mendagri Keluarkan Edaran Baru untuk Pecat 2.357 PNS Koruptor

  JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (‎Kemendagri) mengeluarkan surat edaran baru yang berisikan pemecatan untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: