Breaking News
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Komunitas PR Indonesia Dukung “Nation Branding”
foto: istimewa

Komunitas PR Indonesia Dukung “Nation Branding”

YOGYAKARTA, WOL – Tingginya urgensi tentang citra positif negara di mata dunia untuk meningkatkan daya saing menjadi sorotan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas yang digelar di Kantor Kepresidenan, Jakarta, akhir September lalu.

Menurut orang nomor satu RI yang akrab disapa Jokowi itu, upaya untuk meningkatkan reputasi bangsa bisa dilakukan dengan cara membangun strategi nation branding, memperbaiki kinerja antarpenyelenggara negara, serta memerlukan peran serta masyarakat. “Untuk mewujudkan citra positif Indonesia memerlukan proses serta waktu yang panjang. Nation branding juga bukan sebatas logo, tagline, ataupun slogan,” katanya tegas.

Langkah membangun reputasi bangsa ini nyatanya sudah menjadi perhatian Majalah PR INDONESIA. Sejak pertengahan Juni tahun lalu, media yang berslogan “Beyond Reputation” itu untuk kali pertama mengadakan Jambore Media dan PR Indonesia (JAMMPIRO) di Bali. Ketika itu, PR INDONESIA sukses menghadirkan 7 PR Gurus. “Pada ajang ini, media dan PR menjadi tokoh utama dikarenakan keduanya memiliki keterkaitan yang tak terpisahkan. Terutama, dalam upaya mendukung pemerintah meningkatkan reputasi,” ujar Founder dan CEO PR INDONESIA Asmono Wikan.

Tahun ini, agenda yang mempertemukan media dan PR terbesar di Indonesia tersebut berlangsung secara maraton selama tiga hari di Yogyakarta, 4 – 6 Oktober 2016, dan bakal dihadiri lk 250 praktisi PR dan media dari seluruh Indonesia. Acara yang mengangkat tema “Inspirasi Bangsa untuk Masa Depan Indonesia” itupun dikemas makin beragam, unik, dan melibatkan multipartisipan. Meliputi media, praktisi, komunitas, mahasiswa PR, hingga para pemegang kebijakan seperti pemimpin korporasi, pemimpin daerah serta pejabat negara.

Sinergi antara media dengan praktisi PR tersebut diawali dengan diskusi panel tentang “Melihat Indonesia Masa Depan dari Perspekstif Media Lokal” bersama pemimpin redaksi Keudaulatan Rakyat dan Solopos. Sementara Ketua Dewan Pers Yoseph Adi Prasetyo menyampaikan pandangannya mengenai “Kebebasan Pers dan Indonesia Masa Depan”. Selanjutnya, “Public Relations dan Indonesia Masa Depan” disampaikan oleh 7 PR Gurus secara pararel.

Belanja Ide

Disamping sesi konferensi, komunitas, PR INDONESIA Youth Booth Camp, dan workshop berbagai tema, acara kian berwarna dengan adanya sesi Pasar Ide. Sesi ini memungkinkan terciptanya interaksi antara korporasi/lembaga selaku penjual ide dengan audiens sebagai pembeli ide.

JAMMPIRO makin meriah dengan adanya apresasi Insan PR yang diberikan kepada para praktisi PR atas kinerja dan kontribusinya yang menginspirasi publik. Termasuk, memberikan apresiasi terhadap karya mahasiswa PR yang berpartisipasi dalam kompetisi PR INDONESIA Rookie Star.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang unjuk gigi bagi pemerintah kota, kabupaten, provinsi, dan korporasi daerah se-Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa atas publisitas yang terpantau di media cetak nasional sepanjang tahun 2015. Apresiasi bernama Kalimantan PR INDONESIA Media Relations Awards (KALPRIMAS), Sulawesi PR INDONESIA Media Relations Awards (SULPRIMAS), dan Jawa PR INDONESIA Media Relations Awards (JAPRIMAS) itu akan menjadi acara penutup JAMMPIRO dan dilangsungkan di panggung tertutup Theater Trimurti Kompleks Candi Prambanan. Sekaligus melengkapi event regional wilayah Sumatera (SUMPRIMAS) yang sudah lebih dulu diselenggarakan di Batam, akhir Mei lalu.  (rls/ags/data2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: