Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Kompolnas Minta AKBP Hartono yang Berkali-kali Pakai Sabu Diproses Pidana
AKBP Hartono. (Foto: Ist)

Kompolnas Minta AKBP Hartono yang Berkali-kali Pakai Sabu Diproses Pidana

JAKARTA,waspada.co.id – Nama lembaga Polri kembali tercoreng akibat ulah personelnya sendiri. Hal itu merujuk kepada kasus kepemilikan narkoba jenis sabu yang dimiliki oleh Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat AKBP Hartono beberapa waktu lalu. Perwira menengah Korps Bhayangkara itu diminta ditangani secara pidana karena terbukti tertangkap tangan mempunyai barang haram tersebut.

“Walaupun Anggota Polri, penanganan AKBP H, yang tertangkap tangan karena diduga membawa Narkoba sudah sepatutnya mengedepankan penyidikan pidana narkoba,” kata Komisioner Kompolnas Andrea Hynan Poeloengan kepada Okezone, Kamis (2/8/2018).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap AKBP Hartono atas pelanggaran kode etik. “Tindakan disiplin dan kode etik profesi dan juga proses pidana dan insyaAllah paling cepat sore ini akan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya,” kata Iqbal di Hotel Amarossa, Jakarta Selatan, Selasa 31 Juli 2018.

Menurut dia, proses disiplin atau kode etik dalam kasus tertangkap tangan melakukan perbuatan pidana aplagi tindak pidana narkoba, dapat dilakukan setelah mendapat keputusan hakim yang berkekuatan tetap, jika terbukti berbuat tindak pidana langsung saja diputus untuk dipecat.

Foto: Harits/Okezone

“Agar kasus ini tidak terulang pada Polri harus ada efek jera, yaitu dengan mengedepankan proses pemidanaan, bukan proses disiplin ataupun kode etik,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengimbau Polri membuat regulasi baru khusus terkait dengan perbuatan Pidana Narkotika/Psikotropika yang dilakukan oleh anggota maupun perwira Polri yang bertugas pada jajaran Direktorat Reserse Narkotika yang tertangkap tangan dan telah ditemukan minimal 2 alat bukti yang cukup, segera diproses berdasarkan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Lalu, langsung dilakukan penyidikan berdasarkan UU No 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Regulasi baru pemecatan langsung sangat mungkin dibuat mengingat setiap anggota atau pejabat Polri terikat dengan sumpah jabatannya untuk tidak melakukan tindak pidana,” pungkasnya.

AKBP Hartono ditangkap di Bandara Soekarno Hatta, pada Sabtu 28 Juli 2018 kemarin, saat hendak bertolak ke Kalimantan Barat dengan membawa barang bukti sabu seberat 23 gram, hasil pengungkapan kasus di Jakarta.(qlh/eli)

 

 

Check Also

Diimingi Uang Rp5 Juta, IRT Nekad Simpan Sabu 2,7 Kg

MEDAN, Waspada.co.id – Dengan mengenakan baju tahanan sembari memakai sebo, SS (43) digiring petugas ke ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: