Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Komisi VII DPR Minta Pemerintah Jaga Harga Bahan Pokok
foto: Istimewa

Komisi VII DPR Minta Pemerintah Jaga Harga Bahan Pokok

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu meminta pemerintah mewaspadai gejala kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.

“Kenaikan harga kebutuhan jelang hari besar keagamaan sangat urgent. Sebab seperti biasa konsumsi akan naik, harga naik, otomatis inflasi pun akan naik. Sementara upah karyawan atau gaji pegawai negeri tidak mengalami perubahan signifikan.”

Dia mengungkapkan hal itu kepada Waspada Online, Jumat (11/4). “Pemerintah dan para pejabatnya jangan menganggap kenaikan harga kebutuhan pokok tak jadi problem. Di jejaring sosial sudah bertebaran bagaimana respon para menteri terkait atas kenaikan harga bahan pokok. Misalnya jika harga beras naik, menteri menyarankan ditawar saja.”

Atau kata mereka kalau harga cabai naik jangan makan cabai. Bahkan kalau harga bawang putih naik silakan masyarakat bercocok tanam. Itu menggampangkan persoalan tanpa melihat kondisi riil. Kalau hanya menyarankan tanpa solusi seperti itu, selevel kepala desa pun bisa menyarankan langkah tersebut,” jelasnya.

Dia menginginkan realisasi tentang janji Kementerian Perdagangan yang memastikan harga komoditas bahan pokok di sejumlah daerah di tanah air stabil dan ketersediaan stok mencukupi menyambut Ramadhan dan lebaran.

“Kita lihat memang ada juga langkah taktis yang coba dikendalikan. Misalnya per 1 April pelaku usaha tidak boleh menjual daging beku, minyak goring, gula pasir dan beras melebihi HET yang ditentukan pemerintah.”

Pemerintah, menurutnya, sudah menentukan HET daging terbeku Rp80 ribu per kilogram. Sementara HET minyak goreng Rp11 ribu per kg. Sedangkan HET gula pasri Rp12.500 per kg. HET beras disesuaikan dengan daerah masing-masing. Sejak 1 April, sudah harus tersedia beras medium dengan patokan HET. Untuk itu, semua pedagang beras di pasar wajib menjual beras medium sesuai HET di wilayah masing-masing.

“Jika kemudian terjadi gejolak harga kebutuhan kita semua akan menanggung dampaknya. Bahkan bisa memicu gejolak sosial atas banyak ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah sekarang,” jelasnya.  (wol/ags/min/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Anggota Fraksi PAN Sebut Ruangannya Kosong saat Penembakan

JAKARTA – Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Totok Daryanto menduga bila ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: