Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Komisi VII Bahas Pembangunan Geopark dan Geologi
Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu. (WOL Photo)

Komisi VII Bahas Pembangunan Geopark dan Geologi

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan agenda progres pembangunan Geopark dan Museum Geologi di Indonesia, status gunung berapi di Indonesia dan revitalisasi pos pengamatan gunung api aktif.

Pertemuan itu juga membahas sistem informasi bencana geologi serta mitigasi dan adaptasi bencana geologi, penyediaan data geologi untuk eksplorasi migas dan minerba, program kemasyarakatan Badan Geologi.

Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu, kepada wartawan di Medan melalui sambungan telepon, Kamis (11/10) kemarin, mengatakan Badan Geologi di Tanah Air sudah dimulai sejak pemerintahan kolonial Belanda. Hal ini seiring dengan kepentingan Belanda dalam eksplorasi dan eksploitasi migas dan minerba pada saat itu di wilayah Nusantara.

Dikatakannya, saat ini Badan Geologi adalah salah satu unit teknis di bawah Kementerian ESDM. Sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2015, Badan Geologi mempunyai tugas menyelenggarakan penelitian, penyidikan dan pelayanan di bidang sumber daya geologi, vulkanologi, dan mitigasi bencana geologi air tanah dan geologi lingkungan, serta survei geologi.

“Dalam melaksanakan tugas, Badan Geologi melaksanakan fungsi antara lain penyusunan kebijakan teknis, bimbingan teknis, supervisi dan pelaksanaan pelayanan, penelitian dan penyidikan dibidang sumber daya geologi, vulkanologi dan mitigasi bencana geologi air tanah dan lingkungan, serta survei geologi,” kata Ketua DPD Gerindra Sumut itu.

Selain itu, lanjut Gus Irawan, Badan Geologi melaksanakan pemantauan evaluasi dan peraturan penelitian dan pelayanan dibidang sumber daya geologi. Oleh karenanya, Komisi VII DPR RI ingin mendapatkan penjelasan secara komprehensif tentang perkembangan pembangunan Geopark dan Museum Geologi.

Alam Indonesia terkenal kaya akan situs-situs geologi, sehingga sangat memungkinkan untuk mengembangkan Geopark, baik untuk tujuan penelitian maupun untuk dimanfaatkan sebagai lokasi wisata alam.

“Pembangunan dan revitalisasi Museum Geologi sangat diperlukan, mengingat keberadaan Museum Geologi yang existing masih minim, sedangkan animo dan kunjungan masyarakat ke Museum geologi sangat tinggi,” sambungnya.

Gus Irawan juga menyampaikan, sebagian besar wilayah Indonesia termasuk ke dalam ring of fire, sehingga memiliki banyak gunung berapi aktif. Pada kesempatan tersebut, Komisi VII DPR RI meminta penjelasan yang terkait dengan status dari semua gunung api aktif tersebut. (wol/min/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Gus Irawan Bagikan Konverter Kit BBM ke Nelayan Tanjung Haloban

LABUHANBATU, Waspada.co.id – Sebanyak 310 paket konverter kit didistribusikan kepada kapal perikanan bagi nelayan kecil ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: