Breaking News
Home / Warta / Politik / Komisi III DPR Harap Syafruddin Cegah PNS Korupsi
foto: Liputan6

Komisi III DPR Harap Syafruddin Cegah PNS Korupsi

JAKARTA, Waspada.co.id – Anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mendukung ditunjuknya Wakapolri Komjen Syafruddin sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menggantikan Asman Abnur.

Menurut dia, Syafruddin merupakan perwira tinggi (Pati) Polri yang bersih dan memiliki pengalaman baik dalam mengatur peran sumber daya manusia di institusi Bhayangkara. Sehingga, diharap beliau mampu meneruskan pekerjaan sebagai Menteri Kabinet Kerja Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

“Syafruddin sosok yang bersih dan berpengalaman mengatur institusi besar dengan jabatannya sebagai Wakapolri. Kita berharap dan yakin Syafruddin mampu meneruskan pekerjaan yang belum terselesaikan oleh Asman terkait reformasi birokrasi khususnya di lingkungan aparatur negara,” kata Sahroni, Rabu (15/8).

Anggota Fraksi Partai NasDem ini mengatakan Syafruddin harus mampu menjadikan para pegawai negeri sipil (PNS) lebih bersih dan bebas dari kasus korupsi, karena beliau bisa dibilang pengetahuan dan pengalamannya jauh lebih cukup di bidang hukum.

“Berbekal pengalamannya sebagai penegak hukum, kita berharap para aparatur negara dibawah kepemimpinannya akan lebih bersih. Jangan lagi ada PNS yang terlibat kasus korupsi dan reformasi birokrasi akan berjalan lebih baik,” ujarnya.

Mengenai sosok pengganti Wakapolri yang dikabarkan akan diteruskan oleh Irjen Idham Azis, Sahroni menilai sosok perwira tinggi yang saat ini menjabat Kapolda Metro Jaya terbilang mumpuni.

Ia berharap ketegasan yang dimiliki oleh Idham akan diteruskan ketika menjabat sebagai Wakapolri. Idham tukas Sahroni harus mampu meneruskan pekerjaan baik yang sudah dilakukan oleh Syafruddin.

Ia juga berpesan agar Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Idham Azis sebagai Wakapolri mampu memberikan keamanan kepada negara, khususnya dari terorisme.

Polri dingatkanya juga mampu membuktikan sebagai pengayom dan pelindung masyarakat dengan tak adanya permainan kasus serta memberikan pelayanan yang baik sesuai moto profesional modern terpercaya (promoter).

“Kapolri dan Wakapolri berlatarbelakang Densus 88. Ini menjadi gambaran kesiapan Polri dalam pemberantasan teroris. Di satu sisi Polri juga harus terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan membuktikan pelayanan yang baik secara promoter,” tambahnya. (inilah/ags/data1)

Check Also

Sekjen Golkar: Penunjukan Syafruddin Tak Terkait Politik

JAKARTA, Waspada.co.id – Sekretaris Jendral Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus membantah bahwa penunjukan Komjen Syafruddin ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: