Home / Fokus Redaksi / Kisah Jokowi, Dari Solo Hingga RI 1
Presiden Joko Widodo

Kisah Jokowi, Dari Solo Hingga RI 1

Waspada.co.id – Ir H Joko Widodo, tepat hari ini, 21 Juni 2018 telah berusia 57 tahun. Presiden Republik Indonesia ke-7 ini melewati karir cemerlangnya setelah memulai kehidupan sebagai seorang pengusaha meubel. Pria yang lahir di Solo Jawa Tengah tahun 1961 ini adalah sulung dari empat bersaudara dari pasangan Notomihardjo dan Sujiatmi.

Jokowi merupakan laki-laki satu-satunya dan memiliki 3 adik perempuan; Iit Sriyantini, Ida Yati, dan Titik Relawati.

Selepas tamat SMA di Solo, Jokowi remaja meneruskan kuliah di Jurusan Teknologi Kayu di Universitas Gajah Mada (UGM) dan lulus 1985. Selepas kuliah, ia pun bekerja di sebuah BUMN di Aceh selama 1,5 tahun.

24 Desember 1986, hari bahagia Jokowi pun berlanjut saat menikahi Iriana dan dikaruniai tiga anak; Gibran Rakabumi, Kahiyang Ayu, Kaesang Pangerap. Setelah itu memutuskan pulang ke Solo, merintis bisnis meubel.

Rupanya, Jokowi sempat juga menjabat sebagai Ketua Asmindo (Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia) Kota Solo pada 2002-2005.

Hingga suatu ketika, peluang politik Jokowi pun terbuka saat dirinya maju sebagai calon Wali Kota Solo periode 2005-2011 bersama pasangan FX Hadi Rudyatmo, yang diusung PDIP dan PKB. Paslon ini menang dengan perolehan 35,6% suara.

Tak sampai di situ, Joko Widodo kembali maju sebagai calon Wali Kota Solo pada periode kedua 2012-2015 kembali berpasangan dengan FX Hadi Rudyatmo, kali ini menang dengan suara 90,09%.

Seletah menjabat Wali Kota Solo selama 10 tahun (2 periode), Jokowi meninggalkan Solo, bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju sebagai kandidat Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017.

Gaya komunikasi Jokowi yang terbilang berbeda dengan kebanyakan politisi, Jokowi-Ahok menang pada Pilgub DKI Jakarta putaran pertama dengan 42,60% dan maju ke putaran kedua bersaing dengan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramly.

Pada putaran kedua, Jokowi-Ahok Terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta setelah mendapat 53,82%, sementara pesaingnya Fauzi Bowo-Nachrowi Ramly meraih 46,18%.

Tak puas dengan prestasi politiknya, pada 2014 menerima mandat PDIP untuk maju sebagai Calon Presiden berpasangan dengan Jusuf Kalla, meski jabatan sebagai Gubernur DKI harus dia tinggalkan.

Hingga akhirnya, Jokowi yang terkenal dengan ‘blusukan’ terpilih sebagai Presiden RI bersama Wapres Jusuf Kalla masa bakti 2014-2019 mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Diketahui, Joko Widodo dipastikan kembali maju menjadi Calon Presiden RI pada Pemilu 2019 mendatang di bawah komando PDIP pimpinan trah Soekarno, Megawati Soekarnoputri.

Selama kepemimpinan Kabinet Kerja Jokowi-JK, pemerintah banyak merealisasikan pembangunan infrastruktur khususnya jalan tol dan kawasan perbatasan. Pemerintah membuat pola pembangunan menyeluruh dalam mengembangkan kawasan perbatasan dan daerah-daerah terpencil. Di mana, secara bertahap dibuat sesuai rencana dan memaksimalkan potensi lokal.

Tak hanya itu, Pemerintahan Jokowi juga turut membangun infrastruktur sosial. Seperti bidang kesehatan yang dibuat gratis dan sudah ada puskesmas lengkap dengan para dokter yang sampai ke desa-desa. (wol/ags/data2)

Editor: Austin Tumengkol

Check Also

SBY Dirawat di RSPAD, Prabowo Belum Berencana Menjenguk

JAKARTA, Waspada.co.id – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) batal bertemu Ketua Umum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: