Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Ketua Komisi VII: Dunia Kian Sadar Pentingnya EBT
Gus Irawan Pasaribu/foto: istimewa

Ketua Komisi VII: Dunia Kian Sadar Pentingnya EBT

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu, yang membidangi energi dan lingkungan hidup mengungkapkan jika dunia sekarang semakin sadar akan pentingnya energi bersih yang didapatkan dari energi baru terbarukan (EBT).

Dia mengungkapkan hal itu kepada wartawa di Medan, Rabu (12/9) kemarin, saat disinggung responnya terhadap penetapan tahun internasional energi terbarukan atau interntional year of sutainable energy for all oleh Persatuan Bangsa-bangsa. “Saya melihat kepedulian masyarakat dunia terhadap ketahanan energi kian meningkat. Kemudian mereka sadar bahwa akses ke energi yang bersih, aman dan terjangkau merupakan bukti kualitas hidup masyarakat yang kian meningkat.”

Wakil Ketua Fraksi Gerindra di DPR RI itu menambahkan kesadaran terhadap kebutuhan energi bersih semakin meningkat. “Sebab ini juga bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals dan Paris Agreement yang sudah kita sepakati tentang perubahan iklim,” jelasnya.

Dengan kata lain, menurut Gus Irawan, pembangunan berkelanjutan dan persetujuan Paris menginginkan bahwa energi sebagai salah satu faktor penting yang utama dalam pencapai pembangunan tersebut.

Dia mengatakan dalam forum energi dunia tersebut, DPR RI juga ikut berperan di pertemuan yang digelar di Bali kemarin menunjukkan juga bahwa sesuai tujuan pembangunan berkelanjutan, PBB telah menetapkan tahun 2030 sebagai target waktu untuk memastikan akses ke energi yang terjangkau, handal, berkelanjutan dan modern bagi semua.

Menurut Gus, meskipun terdapat rentang waktu yang cukup panjang, namun masih banyak yang harus dilakukan untuk mendorong kerja sama lintas sektor dan meningkatkan inovasi pada keuangan, teknologi, infrastruktur dan kemitraan untuk memastikan semua orang dapat memiliki akses ke energi yang berkelanjutan.

Gus Irawan Pasaribu yang juga ikut menggagas ketersediaan energi di seluruh wilayah Indonesia menyatakan ketersediaan energi pokok seperti listrik dan bahan bakar merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia sekaligus menjadi kebutuhan mutlak untuk menunjang pembangunan nasional berkelanjutan.

Hal tersebut, menurutnya, menjadi tantangan beşar bagi semua masyarakat mengingat ketergantungan pada energi fosil dan pengembangan sumber-sumber energi terbarukan masih sangat terbatas.

Satu hal yang terus terjadi seiring pesatnya pembangunan dan pola hidup permintaan energi semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan pembangunan yang terus berkembang. “Ketergantungan terhadap energi fosil terutama minyak bumi menimbulkan kekhawatiran mengingat energi tersebut bukan energi yang terbarukan.”

Dia turut menyarankan agar semua negara dunia beralih dari energi fosil ke energi terbarukan. “Kalau energi fosil kan kita perkirakan akan habis dalam hitungan waktu 20 tahun. Tapi energi terbarukan seperti biomasa, panas bumi, energi surya dan air serta angina potensinya sangat besar. Kemudian penggunaannya juga sangat terbatas. Kemudian harganya juga belum kompetitif. Tapi di situlah peluang kita untuk memaksimalkannya,” kata dia. (wol/min)

Editor: Agus Utama

Check Also

Gus Irawan Kembangkan 25 Hektar Pohon Mangga di Paluta

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu yang juga Ketua DPD ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: