Home / Warta / Mancanegara / Ketua Badan HAM PBB Kutuk Penindasan Minoritas China & Myanmar
Foto: Ketua Badan HAM PBB yang baru kutuk penindasan muslim Rohingya oleh Myanmar dan Muslim Uighur oleh pemerintah China. (Reuters/Mohammad Ponir Hossain)

Ketua Badan HAM PBB Kutuk Penindasan Minoritas China & Myanmar

Kritik Negara Maju
Komisaris Tinggi HAM PBB baru ini menyuarakan kekecewaan atas pendekatan di sejumlah negara maju terhadap imigrasi.

“Mendirikan tembok, secara sengaja membangkitkan ketakutan dan kemarahan terkait komunitas pendatang…memisahkan dan menahan keluarga, dan memotong program integrasi: kebijakan itu tidak menawarkan solusi jangka panjang, hanya menambah permusuhan, penderitaan, kesusahan dan kekacauan,” ujarnya.

“Mengadopsi kebijakan imigrasi yang berakar pada kenyataan, bukan karena rasa panik merupakan kepentingan semua negara,” kata Bachelet.

Dalam pidato ini, Bachelet tidak mengkritik kebijakan imigrasi negara tertentu, tetapi dalam salinan pidato tertulisnya dia menggambarkan penanganan Uni Eropa terhadap imigran yang menyebrangi lautan Mediterinia sangat “mengganggu”.

Dia menggarisbawahi keputusan Italia untuk berulang kali menutup pelabuhan mereka dari para imigran dengan mengatakan bahwa “sikap politik” seperti itu memiliki “konsekuensi berat bagi banyak orang yang situasinya memang sudah rentan.”

Dia juga mengkritik taktik keras Hungaria dan “laporan mengejutkan” bahwa “makanan para migran ditahan di zona transit di perbatasan Hongaria-Serbia.”

Sidang dewan HAM PBB selama tiga minggu yang dimulai Senin ini menandai sidang penuh pertama sejak AS mengundurkan diri pada Juni lalu karena badan itu dianggap “munafik” dan terlalu mengkritik Israel.

Bachelet tidak merujuk pada ketidakhadiran AS dalam pidatonya, namun pidato tertulisnya dia mengkritik negara itu terkait kebijakan anti-imigran yang keras.

Sementara AS “menghentikan kebijakan memisahkan anak-anak imigran dari orang tuanya, lebih dari 500 anak imigran yang terpisah dari orang tua mereka….belum dikembali ke keluarga masing-masing.”

Bachelet juga menyuarakan keprihatinan ata pengumuman Washington untuk tidak membatasi batas penahanan anak-anak imigran hingga 20 hari. (cnn/data1)

Check Also

PBB Puji Aksi Pemerintah Jokowi Atasi Bencana Lombok-Palu

BALI, Waspada.co.id – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memuji kecepatan aksi pemerintahan Presiden ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: