_
Home / Warta / Mancanegara / Ketegangan AS – Iran, Bikin Dilema untuk Turki
foto: Presiden Turki Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Iran Hassan Rouhani.

Ketegangan AS – Iran, Bikin Dilema untuk Turki

JAKARTA, Waspada.co.id – Pengerahan persenjataan dan pasukan di pangkalan Saudi oleh Amerika Serikat (AS) baru-baru ini dinilai untuk mengakhiri kebuntuan strategis dan gelar pertahanan terhadap ancaman Iran dari tempat yang tidak berada dalam jangkauan rudal Iran.

Hal ini disampaikan Pengamat politik internasional, Arya Sandhiyudha yang dikutip dari Republika. Arya mengatakan dalam krisis ini pun Turki diprediksi akan menjadi negara paling dilematis.

“Dilema keamanan tidak hanya akan dialami oleh kedua negara, namun juga negara NATO apabila konflik terus berlanjut,” ujar Arya dalam rilis pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (21/7).

Hal tersebut dikarenakan posisi dilematis Turki terhadap AS sebab tengah intens menjalin komunikasi dengan Rusia dan Iran. Arya menjelaskan, Turki menghadapi kritik dari sebagian kalangan karena posisinya di NATO karena membeli S-400 dari Rusia.

Turki juga intens berkomunikasi dengan Iran dalam kepentingan menghadapi common threat (ancaman bersama- red) kelompok separatis bersenjata Kurdi di kawasan yang saling berkolaborasi di Turki, Suriah, Irak, dan Iran. Milestone-nya dimulai 2 tahun lalu saat kebijakan pemutusan hubungan diplomatik Saudi terhadap Qatar.

“Pemutusan Saudi yang kemudian disusul tujuh negara Arab lainnya adalah milestone. Turki mengirim bantuan ke Qatar melalui wilayah Iran,” kata Arya.

Faktor lainnya, Arya menjelaskan, Turki menghadapi ancaman PKK Kurdi terhadap keamanan dan kesatuan wilayah nasional Turki, begitupun krisis Suriah. Sayangnya, Turki menganggap AS tidak membantu. Akhirnya, Turki dan Iran bekerja sama di Idlib menghadapi ISIS dan Kelompok Separatis Bersenjata Kurdi yang populasinya juga besar baik di Turki pun Iran.

Iran di sisi lain bekerja sama dengan Turki meski merupakan sekutu AS. Menurut Arya, Iran membutuhkan cara mengurangi isolasi internasional. “Negara sekutu AS paling mungkin yang memiliki common interest dengan Iran adalah Turki,” kata Arya (republika/data1)

Check Also

Gelar Aksi di Konsulat AS, Demonstran Desak Trump Bebaskan Hong Kong dari China

HONG KONG, Waspada.co.id – Ribuan pengunjuk rasa di Hong Kong meminta bantuan Presiden Amerika Serikat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.