_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Kerjasama PHRI Sumut-DPMPTSP: 50 Pengusaha Hotel Ikut Pendampingan OSS
Ketua PRHI Sumut Denny S Wardhana (kiri), Kepala Dinas DPMPTSP Qamarul Fattah (tengah) didampingi tim teknis pendampingan OSS, saat memberikan sambutan di hadapan para pengusaha hotel anggota PHRI dalam layanan pendapingan pemutakhiran data, baru-baru ini. (Ist)

Kerjasama PHRI Sumut-DPMPTSP: 50 Pengusaha Hotel Ikut Pendampingan OSS

MEDAN, Waspada.co.id – BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut yang bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemko Medan memberikan pendampingan terhadap 50 pengusaha hotel dalam sosialisasi OSS (online single submission) di Garuda Plaza Hotel Medan, baru-baru ini.

Jika sebelumnya PHRI dan DPMPTSP sudah melakukan publikasi media untuk menginformasikan kegiatan tersebut, setelahnya sebanyak 50 hotel menyatakan bersedia ikut pemutakhiran data. Acara pendampingan digelar di Kasuwari Room GPH.

Ketua BPD PHRI Sumut Denny S Wardhana didampingi Sekretaris PHRI Sumut Dewi Juita Purba dan Kepala Dinas DPMPTSP Qamarul Fattah membuka acara tersebut.

Dalam kesempatan itu Qamarul Fattah didampingi tim DPMPTSP seperti Rizal Pahlawan Nasution serta Bisman Agus Ritonga. Di pembukaan, Denny S Wardhana mengungkapkan banyak sekali kendala para pengusaha hotel saat penginputan data melalui OSS.

Hal itulah, kata dia, yang mendorong BPD PHRI Sumut bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengadakan acara tersebut sebagai bentuk pelayanan kepada anggota dalam mempermudah izin usahanya.

Ketua BPD PHRI Sumut juga menegaskan pentingnya melakukan pemutakhiran data izin usaha oleh para pelaku usaha pariwisata khususnya bidang perhotelan dan restoran.

“Selain itu kedepannya, akan direncanakan juga untuk pengurusan izin terkait AMDAL. Dan terakhir, jika ada hal-hal yang ingin disampaikan terkait OSS ataupun kendala yang dihadapi boleh di share ke kantor Sekretariat PHRI.”

Sementara itu Qamarul Fattah mengaku sangat sangat mengapresiasi kerjasama yang dilakukan BPD PHRI Sumut terkait OSS. Qamarul juga menegaskan bahwa seluruh pengusaha itu sudah harus secara mandiri melakukan pendaftaran usaha pariwisata secara online (OSS).

“Untuk pemilik usaha pariwista yg belum mendaftar secara online, diharapkan untuk mengupdate data yang terintegrasi dengan OSS. Setelah itu akan keluar NIB (Nomor Induk Berusaha) dan akan efektif setelah memenuhi beberapa komitmen yang telah ditetapkan.”

Dengan banyaknya memberikan pelatihan-pelatihan di luar yg kami lakukan pada aparatur kecamatan memudahkan masyarakat untuk memahami system OSS. “Jika ada kendala yang ditemukan saat upadat data usaha bisa langsung ditanyakan kepada staf kami di Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” jelasnya.

Qamarul Fattah juga mengisyaratkan OSS ini nantinya akan menjadi cikal bakal pelayanan terintegrasi. “Dalam bayangan kita nanti pengurusan izin cukup secara online. Tak perlu lagi pengusaha harus datang langsung. Jika kita bisa mengakses semua persyaratan secara online termasuk ke departemen dan instansi terkait, semua jadi dimudahkan,” katanya. (wol/min/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Menpar Kecewa Kinerja Kadis Pariwisata Daerah

MEDAN, WOL – Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, dalam rakor nasional mengemukakan kekecewaannya terhadap kinerja ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.