Breaking News
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Keren! Cek Pelayanan Anak Buah, Dirjen Dukcapil Nyamar Jadi Pembuat E-KTP
Dirjen Dukcapil, Zudan Arief Fakrulloh saat sidak. (foto: istimewa)
Dirjen Dukcapil, Zudan Arief Fakrulloh saat sidak. (foto: istimewa)

Keren! Cek Pelayanan Anak Buah, Dirjen Dukcapil Nyamar Jadi Pembuat E-KTP

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Pemerintah terus mengebut program perekaman E-KTP bagi warga Indonesia. Bahkan, untuk memastikan pelayanan anak buahnya berjalan dengan optimal, Dirjen Dukcapil Zudan Arief Fakrulloh melakukan sidak ke salah satu Dinas Dukcapil di Jawa Barat. Kala itu, ia pun turut mengantri agar penyamarannya tak diketahui.

“Pertama saya masuk ke tempat pengambilan antrian. Sistem antrian ini menjadi salah satu perhatian saya. Dari titik ini dapat diharapkan terbangun pelayanan yang tertib dan rapi,” ujar Zudan kepada awak media, Minggu (24/9/2017).

Setelah mendapat informasi yang cukup, Zudan lalu masuk untuk antri duduk sambil melihat praktek layanannya sekaligus berbincang-bincang dengan para pemohon yang lain. Selanjutnya, ia mendatangi petugas yang berada di paling depan, dekat pintu masuk yang sepertinya bertugas memberikan informasi.

“Saya ke tahap berikutnya mau merekam. Dijawab disini tidak melaksanakan perekaman. Semuanya dilaksanakan di kecamatan. Setelah saya agak memaksa diberi jawaban bisa rekam di dinas Dukcapil tapi izin atasan. Akhirnya saya menemui atasan yang bersangkutan,” sambungnya.

Selain itu, Zudan menjuga menanyakan ke petugas setelah merekam di kecamatan hanya diberi surat keterangan karena blanko sudah kosong dan hampir setahun tidak ada pengiriman dari pusat. Ia pun heran, terlebih penjelasan blanko sudah kosong karena hampir setahun tidak ada kiriman dari pusat adalah tidak masuk akal.

“Akhirnya saya minta konfirmasi apakah benar blanko sudah setahun habis dan tidak ada kiriman dari pusat? Saya mengatakan bukankah sudah dikirimi pusat?” jelasnya.

Berdasarkan hasil sidak tersebut, Zudan mengintruksikan anak buahnya tiga hal, yaitu, berikan informasi kepada masyarakat secara terbuka. Bila blanko habis katakan habis. Bila blanko masih katakan masih.

“Berikan penjelasan ke masyarakat bahwa blanko prioritas untuk cetak PRR. Jangan semua masalah belum jadinya E-KTP dijawab dengan blanko kosong. Dan pembinaan lain untuk perbaikan tata kelola dan layanan Dukcapil,” tandasnya.

Check Also

Setya Novanto (Foto: Ant)

Pengacara Novanto Pasrah Jika Praperadilan Gugur

JAKARTA, WOL – Pengacara Setya Novanto, Maqdir Ismail tampaknya pasrah kalau memang praperadilan yang diajukan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.