Home / Warta / Politik / Kepala Daerah Punya Pertimbangan Dukung Jokowi-Ma’ruf
foto: CNN

Kepala Daerah Punya Pertimbangan Dukung Jokowi-Ma’ruf

JAKARTA, Waspada.co.id – Para kepala daerah tak perlu dilarang untuk memberikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Dukungan tersebut tidak melanggar aturan.

Direktur Riset Politica Institute, Firman Manan, menyatakan harus dipahami terlebih dahulu apa yang mendasari dukungan para kepala daerah kepada Jokowi-KH Maruf Amin. “Dukungan masyarakat yang tinggi kepada Jokowi yang menjadi bahan pertimbangan kepala daerah untuk melabuhkan dukungan,” kata Firman, Selasa (11/9).

Kedua, kata dia, mayoritas kepala daerah telah mengetahui kinerja pemerintahan Jokowi. Sebagian besar kepala daerah juga telah mempunyai pengalaman berkomunikasi, berkoordinasi, dan bekerja sama dengan Jokowi. Yakni saat melaksanakan berbagai proyek-proyek pembangunan di daerah yang menjadi program pemerintahan.

“Penilaian terhadap kinerja serta pengalaman berkomunikasi, berkoordinasi, dan bekerja sama tersebut tentu menjadi bagian dari pertimbangan kepala daerah untuk mendukung Presiden Jokowi,” katanya.

Dukungan dari masyarakat dan pemimpin-pemimpin daerah itu merupakan hal yang lazim terjadi di berbagai negara. Di mana kandidat petahana, Jokowi-KH Maruf Amin, yang telah teruji akan mendapatkan keuntungan dibandingkan dengan bukan petahana, Prabowo-Sandiaga. Sebab yang bukan petahana hanya dapat menyampaikan janji-janji kampanye ke hadapan publik.

“Ditilik dari sisi aturan tidak ada larangan bagi kepala daerah untuk memberikan dukungan kepada kandidat yang bertarung dalam Pilpres 2019,” katanya.

Peraturan KPU No 23 Tahun 2018 bahkan memperbolehkan kepala daerah untuk berkampanye. Syaratnya, sepanjang terdaftar sebagai tim kampanye atau pelaksana kampanye, dan cuti di luar tanggungan negara pada saat melaksanakan kampanye.

“Jadi tidak ada larangan bagi kepala daerah dari sisi aturan,” kata Firman.

Bagi Firman, hal ini penting disampaikan karena Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan kepala daerah tidak diperkenankan menunjukkan sikap sebagai pejabat publik dengan mendukung pasangan capres-cawapres. Pernyataan Jusuf Kalla ini lalu dilanjutkan oleh pernyataan bakal cawapres Sandiaga Uno, yang menyebut bahwa pihaknya sudah menyarankan para kepala daerah pendukung untuk mengurusi wilayah dan bukan mengurusi pilpres.

Menurut Firman, dukungan kepala daerah kepada capres-cawapres tak otomatis berarti bahwa mereka sudah tak bekerja untuk rakyatnya. Yang penting ditekankan memang adalah agar kepala daerah tetap memprioritaskan pengelolaan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Serta tidak memanfaatkan fasilitas negara serta memobilisasi birokrasi selama melakukan kampanye,” kata Firman. (merdeka/ags/data2)

Check Also

Gerindra Merasa Beruntung Jika Prabowo-Sandi Mendapat Nomor 2

  JAKARTA – Partai Gerindra mengaku beruntung bilamana nantinya di dalam pengambilan nomor urut untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: