Home / Warta / Mancanegara / Kemarahan Trump Kala Mantan Pengacara Akui Berbohong Terkait Proyek Rusia
Setelah pengakuan sang mantan pengacara, tiba-tiba Trump membatalkan pertemuan dengan Putin. (REUTERS/Carlos Barria)

Kemarahan Trump Kala Mantan Pengacara Akui Berbohong Terkait Proyek Rusia

WASHINGTON, Waspada.co.id – Presiden Amerika Donald Trump mengkritik investigasi yang dilakukan penyidik khusus Robert Mueller, Jumat (30/11) dalam cuitan dari KTT G-20 di Argentina. Ia kembali menyebut penyelidikan itu sebagai “Witch Hunt!” atau upaya mencari-cari kesalahan dan menyatakan ia tidak melakukan transaksi pembangunan apapun di Rusia.

Para wartawan yang bepergian bersamanya mengatakan Trump dalam suasana hati yang buruk dan terganggu setelah mantan pengacaranya, Michael Cohen, mengaku berbohong kepada Kongres mengenai transaksi real estat Trump di Rusia.

Cohen mengaku bersalah di pengadilan federal di New York, Kamis (30/11), bahwa ia membohongi para anggota Kongres mengenai waktu-waktu pembicaraan dengan Rusia untuk membangun sebuah gedung Trump di Moskow.

Penyidik khusus Robert Mueller, yang menyelidiki kemungkinan kolusi antara kampanye Trump dan Rusia yang dianggap mencampuri pemilu, mengajukan dakwaan terhadap Cohen. Cohen sekarang ini menghadapi hukuman penjara karena penipuan bank dan aktivitas lain terkait bisnis taksinya.

Pengakuan Bersalah Cohen Bangkitkan Seruan untuk Makzulkan Trump

Cohen memberitahu Komite Intelijen Senat tahun lalu, bahwa perundingan antara organisasi Trump dan Rusia untuk membangun gedung di Moskow berakhir pada Januari 2016. Pembicaraan tersebut sebenarnya berlanjut hingga Juni tahun itu, setelah Trump dinominasikan sebagai calon presiden oleh partai Republik.

Cohen juga mengaku berbohong kepada Kongres mengenai rincian lain dari proyek di Moskow itu, termasuk kontaknya sendiri dengan para pejabat Rusia dan bahwa ia tidak pernah meminta Trump untuk terbang ke Moskow sendiri. (voa)

Check Also

AS akan Beri Sanksi Bank yang Dukung Maduro

WASHINGTON,Waspada.co.id – Perwakilan khusus Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk Venezuela, Elliott Abrams berjanji ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: