_
Home / Warta / Mancanegara / Keluarga WNI Korban Teror Christchurch Setuju Dimakamkan di Selandia Baru
Prosesi pemakaman korban terorisme di Christchurch (reuters)

Keluarga WNI Korban Teror Christchurch Setuju Dimakamkan di Selandia Baru

CHRISTCHURCH, Waspada.co.id – Jenazah Lilik Abdul Hamid, warga negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, pada pekan lalu telah dimakamkan di Selandia Baru.

“Sudah dimakamkan di Selandia Baru karena sesuai permintaan keluarga kan yang sudah tinggal di sana,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Rabu (20/3).

Melalui unggahan di Facebook, salah satu kerabat Lilik, Muhammad Qorib Fai Umsu, mengatakan bahwa almarhum telah dimakamkan di Christchurch pada 17 Maret lalu.

“Hari ini, Almarhum Kanda Lilik Abdul Hamid dimakamkan di Christchurch. Banyak kenangan indah dan cerita cerdas bersama beliau (Lilik) dan Ibu Nina (istri Lilik),” kata Qorib.

Qorib menggambarkan sosok lilik sebagai penyayang dan humanis. Ia juga menuturkan masyarakat Indonesia di Selandia Baru kerap menganggap Lilik sebagai orang tua.

“Sama seperti almarhum, Ibu Nina juga sosok dengan karakter yang sama, penyayang dan humanis. Wajar saja jika masyarakat Indoensia di Selandia Baru menjadikan mereka berdua sebagai orang tua, suluh penerang, dan magnet gerakan sosial,” tulisnya.

Lilik merupakan satu di antara 50 orang yang tewas dalam penembakan di dua masjid di Christchurch pada Jumat (15/3) lalu.

Dua WNI lain juga terluka dalam insiden teror itu, yakni Zulfirmansyah dan anak laki-lakinya yang saat kejadian berlangsung tengah melakukan salat Jumat di Masjid Linwood.

Di Jakarta, Wakil Perdana Menteri Selandia Baru, Winston Peters, berjanji akan memberikan dukungan kepada keluarga korban, termasuk keluarga Lilik dan Zulfirmansyah.

“Terkait kejadian baru-baru ini, kami ingin menyampaikan langsung duka cita kepada Indonesia terutama keluarga pak Lilik dan dua WNI lainnya yang terluka akibat insiden dan masih berada di rumah sakit saat ini,” ucap Peters usai bertemu Wapres RI, Jusuf Kalla, di sela High Level Dialogue on Indo-Pacific Cooperation di Jakarta.

Peters mengatakan Selandia baru “berupaya mengerahkan seluruh kemampuan dan cara untuk mendukung keluarga korban.”

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, juga sempat bertemu dengan Peters yang juga menjabat sebagai Menlu Selandia Baru.

Dalam pertemuannya, Retno mengatakan dia dan Peters kembali membahas insiden Christchurch. Meski begitu, Retno mengatakan keduanya tak membicarakan lebih detail soal dukungan, terutama santunan, yang akan diberikan Selandia Baru terhadap keluarga WNI korban penembakan

“Kami tidak membahas masalah santunan,” kata Retno dalam pernyataan persnya di acara yang sama.

Meski begitu, pemerintah RI bersama Selandia Baru telah memfasilitasi keluarga Lilik dan Zulfirmansyah untuk bertolak ke Christchurch.

Retno mengatakan kementeriannya bersama Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta telah membantu pengurusan dokumen perjalanan dan visa keluarga korban. (Cnn/data2)

Check Also

Dianggap Berhasil Tangani Aksi Terorisme, PM Selandia Baru Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh

NEW YORK, Waspada.co.id – Daftar menampilkan 48 perempuan, termasuk aktor terkenal, olahragawan dan politisi. Salah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: