Breaking News
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Kejagung Minta Fatwa MA soal Batasan Grasi Terpidana Mati
WOL Photo
WOL Photo

Kejagung Minta Fatwa MA soal Batasan Grasi Terpidana Mati

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengklaim akan secepatnya meminta fatwa kepada Mahkamah Agung (MA) soal kepastian batasan grasi bagi terpidana mati. Pasalnya, selama ini hal itu telah menghambat pelaksanaan eksekusi mati jilid empat.

“Nanti minta fatwa ke MA dan Mahkamah Konstitusi (MK) agar ada kepastian hukum,” kata Jaksa Agung, HM Prasetyo di Jakarta, Jumat (18/8/2017).

Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya pada tahun lalu menyatakan jangka waktu pengajuan grasi dapat dilakukan lebih dari satu tahun sejak putusan memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht), dalam putusan uji materi Undang-Undang Nomor 5 tahun 2010 tentang Grasi (UU Grasi).

Sebelumnya UU tersebut menyebutkan batasan waktu pengajuan grasi itu selama satu tahun. Jaksa Agung menambahkan, dengan putusan MK itu telah menghambat pelaksanaan eksekusi mati, mengingat tidak ada kepastian hukum soal grasi.

“Harus gantung terus (permohonan grasi), sedangkan terpidana memainkannya dengan mengulur waktu pengajuan grasi,” ucapnya.

“Kita kirim ke MA meminta kepastiannya, batasan grasi. Kan satu tahun dihapuskan,” ujarnya sembari menegaskan kembali bahwa grasi tidak memiliki tenggat waktu hingga terpidana mati bisa kapan saja menentukan kepastian berapa lama mengajukan grasi.

Check Also

WOL Photo

Banyak Kasus Kecil Diproses Hukum, MA: Bukti Publik Percaya Lembaga Peradilan!

  BANDUNG – Ketua Kamar Pembinaan dan Wakil Koordinator Tim Pembaruan Mahkamah Agung (MA) Takdir ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.