_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Kasus BLBI, Boediono Jelaskan Posisinya Kepada KPK
foto: suaramerdeka.com

Kasus BLBI, Boediono Jelaskan Posisinya Kepada KPK

JAKARTA, WOL – Wakil Presiden RI 2009-2014 Boediono, mengaku ditanyakan seputar jabatanya saat terbitnya Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

“Saya dimintai keterangan mengenai bebebrapa hal yang terkait masa jabatan saya terkait Menteri Keuangan,” ujar Boediono usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (28/12).

Selama enam jam pemeriksaan sejak pukul 09.50 WIB hingga pukul 15.40 WIB, Boediono mengaku dicecar beberapa pertanyaan terkait dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Boediono diketahui pernah menjabat sebagai Menkeu di era Presiden Megawati Soekarno Putri.

Namun, Boediono tidak merinci apa saja pertanyaan penyidik terkait proses penerbitan SKL BLBI hingga bermuara di KPK seperti sekarang.

“Kalau substantinya, saya serahkan pada KPK nanti untuk menyampaikan. Mana yang disampaikan, mana yang tidak,” tuturnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menemukan bukti baru kerugian negara. Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara atas kasus ini sebesar Rp Rp4,58 triliun. Sebelumya KPK menyebut kerugian negara atas kasus ini senilai Rp3,7 triliun.

KPK baru menjerat satu tersangka yaitu, Syafruddin Arsyad Temenggung. Dia dijerat sebagai tersangka lantaran diduga menyalahgunakan kewenangan terkait penerbitan SKL tersebut.

Perbuatan Syafruddin diduga menguntungkan sejumlah pihak dan merugikan keuangan negara mencapai Rp4,58 triliun.

Syafruddin Temenggung disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (inilah/ags/data1)

Check Also

Kemendagri Tindak Lanjuti Edaran KPK Terkait Pencegahan Gratifikasi Hari Raya

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri menindaklanjuti Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Pencegahan Gratifikasi, Rabu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: