Home / Warta / Politik / Jubir Tegaskan Kasus Bupati Bekasi Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

Jubir Tegaskan Kasus Bupati Bekasi Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf

agregasi

 

JAKARTA – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, memastikan kasus korupsi yang menjerat Bupati Bekasi Neneng Hasanah tak akan mempengaruhi elektabilitas Jokowi-Ma’ruf pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Neneng yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi ini tercatat sebagai tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf wilayah Jawa Barat, yang diketuai mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Berdasarkan surat keputusan bernomor 015/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018 yang diterbitkan Tim Kampanye Nasional, Neneng tercatat sebagai pengarah teritorial bersama Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

“Saya kira enggak. Saya meyakini ini tidak akan mempengaruhi terhadap elektabilitas Pak Jokowi sama sekali,” jelas Ace di Media Center Jokowi-Ma’ruf, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018).

Ace menegaskan tak ada sama sekali kaitan antara Jokowi dengan Neneng. Posisi Neneng di TKD Jawa Barat, lanjut Ace, hanyalah sebagai pengawas teritorial.

“Tidak ada kaitan langsung antara kasus Bu Neneng dengan Pak Jokowi,” tegasnya.

Bupati Bekasi Neneng Hasanah (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

Sebelumnya KPK telah menetapkan Bupati Bekasi periode 2017-2022, Neneng Hasanah Yasin (NHY) dan Direktur Operasional (DirOps) Lippo Group, Billy Sindoro (BS) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta.

Selain Nenang dan Billy, ‎KPK juga menetapkan tujuh orang lainnya yakni, dua konsultan Lippo Group, Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group, Henry Jasmen (HJ).

Kemudian, Kepala Dinas PUPR Bekasi, Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi, Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi, Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi (NR).

Diduga Neneng Hasanah dan kroni-kroninya menerima hadiah atau janji dari pengusaha terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta.

Check Also

Ada Kecurigaan Aliran Uang PLTU Riau 1 Mengalir ke Pilkada

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut aliran dana suap proyek PLTU Riau-1. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: