Home / Warta / Teknologi / Jokowi: Ternyata Media Terpopuler Tak Punya Redaksi
foto: Antara

Jokowi: Ternyata Media Terpopuler Tak Punya Redaksi

TANGERANG, Waspada.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan bahwa saat ini banyak kejutan yang terjadi. Kejutan yang dimaksud Jokowi terkait dengan pesatnya perkembangan teknologi.

Jokowi mencontohkan keberhasilan Belanda di sektor pangan. Kemampuan negeri Kincir Angin itu menjadi negara pengekspor terbesar kedua di dunia menjadi perhatian Jokowi.

“Siapa sangka, negara yang wilayah sempit menjadi pengekspor pangan terbesar kedua di dunia, yaitu negara Belanda,” kata Jokowi pada pembukaan Indonesia Science Expo 2018 di ICE BSD Tangerang Banten, Kamis (1/11).

Jokowi pun bicara dalam perspektif media. Perkembangan teknologi membuat konten media sosial disukai masyarakat. Ia menyebut Facebook sebagai media terpopuler saat uini.

“Siapa sangka, media terpopuler di dunia saat ini, justru tidak punya redaktur, tidak memiliki redaksi, tidak punya wartawan, tidak pernah membuat konten berita. Namanya Facebook,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Begitupula dalam industri transportasi. Menurutnya, perusahaan taksi terbesar justru tak mempunyai armada layaknya taksi konvensional. Jokowi menyebut Uber adalah perusahaan taksi tanpa memiliki armada.

“Siapa sangka, perusahaan ritel dengan omzet terbesar di dunia, tetapi tidak memiliki toko yaitu Alibaba,” lanjut Jokowi.

Terkait penyedia kamar hotel, menurut Jokowi, justru perusahaan tersebut justru tak memiliki hotel. Untuk mengantar surat-surat atau barang, dulu sangat membutuhkan tukang pos. Namun, kini tidak relevan lagi dengan pemesanan via online.

“Bisnis supermarket yang dulu mapan, sekarang menyusut karena dominasinya berpindah ke online. Anak-anak muda sekarang, kalau mau beli apa-apa pasti belinya online. Ke toko atau mall hanya lihat-lihat, belinya di online,” jelas mantan Wali Kota Solo itu.

Jokowi melanjutkan, penjual tiket juga saat ini sudah tidak berlaku lagi. Berbeda dulu, di mana banyak penjual tiket bertebaran dengan kantor-kantornya. Saat ini, beragam elektronik ticketing sudah menjadi bisnis baru.

“Inilah peluang untuk anak-anak muda, bahkan di dunia politik dan pemerintahan juga harus menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan berbagai macam inovasi-inovasi yang muncul,” katanya. (wol/aa/vvn/data1)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Bertemu PM Australia, Jokowi Mungkin Bahas Kedubes Yerusalem

JAKARTA, Waspada.co.id – Presiden Joko Widodo kemungkinan akan membahas rencana pemindahan Kedutaan Besar Australia untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: