_
Home / Warta / Politik / Jokowi Disebut Hancurkan Masjid demi Tol Batang-Semarang, Ini Faktanya!
foto: ilustrasi, ruters

Jokowi Disebut Hancurkan Masjid demi Tol Batang-Semarang, Ini Faktanya!

JAKARTA, Waspada.co.id – Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, disebut merupakan presiden pertama yang hanya berprestasi dalam meruntuhkan masjid. Sebagaimana yang diposting akun Facebook (FB) Welly.

Dalam postingan yang sudah dibagikan lebih dari 750 kali per tangkapan layar dibuat, Senin (25/2/), Welly juga membuat narasi sebagai berikut:

“Yth. Ir. Joko Widodo anda Presiden pertama dan terakhir berprestasi di Dunia berhasil meruntuhkan Masjid bukan membangun Masjid.. hahahaha Jokowi..jokowi”.

Jauh sebelumnya, juga ada postingan yang memuat narasi tentang pembangunan tol di Semarang yang merobohkan masjid.

Hasil penelusuran yang dilakukan Co-Founder Head of Fact Checker Committee di Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia), Aribowo Sasmito menyimpulkan, informasi yang diposting akun Welly itu merupakan pelintiran daur ulang.

Pasalnya, jauh sebelumnya, sudah ada penegasan bahwa setiap masjid dan makam yang dibebaskan lahannya sudah disiapkan lahan penggantinya. “Jadi, informasi yang dimuat akun Welly adalah konten yang salah. Dimana ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah,” tegas Ari.

Pada intinya, kata Ari, si pengunggah menambahkan narasi untuk memelintir dan membangun premis yang salah. Karena, lanjutnya, setiap lahan yang terkena dampak sudah disiapkan lahan pengganti.

Penegasan ganti lahan itu,pernah dimuat di Okezone. Di mana Dirut PT Jasamarga Semarang-Batang Arie Irianto mengatakan, pada ruas Batang-Semarang tersebut ada sedikit titik yang masih terputus karena masalah pembebasan lahan. Pasalnya pada titik tersebut merupakan tanah wakaf yang masih belum bisa dipindahkan.

Adapun tanah wakaf yang dimaksud adalah seperti masjid dan juga makam. Totalnya ada sekitar 5 tanah wakaf yang terdiri dari makam dan masjid.

“Kalau wakaf memang belum, tapi nanti akan kita alihkan keluar. Ada masjid, ada makam. Tapi masjid tidak kita bongkar, paling nanti kita detour sedikit. Di situ kita jadikan parking bay untuk pengguna istirahat dan buka (puasa). Kalau makam itu sedikit keluar. Itu total ada lima spot, tapi tidak menghambat,” jelasnya.

Sementara itu, di salah satu media nasional, Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Semarang Sriyono mengatakan proses pembebasan lahan tol sampai saat ini sudah lebih dari 99 persen.

Hanya beberapa bidang yang belum terselesaikan, itu pun tanah yang berstatus milik pemerintah, serta tanah wakaf. Seperti SD, SMP dan tanah wakaf seperti masjid dan mushola.

BPN mencatat, hingga kini masih ada 5 bidang dari 14 tanah tanah wakaf di Kota Semarang yang belum terbebaskan. Sebelumnya pada penghujung tahun 2017, 9 bidang tanah wakaf sudah dibebaskan dan warga diberikan tanah pengganti.

Meski masih menyisakan persoalan, BPN yakin dapat menuntaskan pembebasan lahan dalam waktu dekat. Pada Selasa 9 Januari 2018, BPN kembali menindaklanjuti progres di lapangan.

Lamanya proses pembebasan lahan wakaf, karena proses yang tidak mudah. Untuk membebaskan lahan wakaf, BPN harus melakukan inventarisasi, menaksir harga, lalu mencari tanah pengganti. Selain itu, pembebasan tanah wakaf juga harus minta izin Menteri Agama.

Untuk diketahui, Jalan Tol Batang-Semarang merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Trans Jawa yang dibagi menjadi 5 seksi.

Terdiri dari Seksi 1 Batang-Batang Timur (3,20 kilometer), Seksi 2 Batang Timur-Weleri (36,35 kilometer), Seksi 3 Weleri-Kendal (11,05 kilometer), Seksi 4 Kendal-Kaliwungu (13,50 kilometer), dan Seksi 5 Kaliwungu-Krapyak (10,10 kilometer)”. (okz/data1)

Check Also

Wagubsu Ajak Warga Beribadah dan Rawat Masjid

PEMATANGPANJANG, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah, meresmikan Masjid Nurul Iman di Desa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: