_
Home / Warta / Politik / “Jika Ada GBHN, Presiden Tak Lagi Buat Program”
Wapres Jusuf Kalla (Dok. Okezone)

“Jika Ada GBHN, Presiden Tak Lagi Buat Program”

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, jika Garis-gari Besar Haluan Negara (GBHN) kembali diberlakukan, maka seorang Presiden tak lagi membuat program seperti yang tertuang dalam janji-janji kampanye.

“GBHN baik, tentu. Tapi ini sekarang yang menjadi RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) itu adalah janji atau kampanye daripada presiden. Nah, sekarang kalau ada GBHN-nya, berarti calon presiden itu tidak lagi membuat satu program, tidak boleh keluar dari GBHN, kayak dulu, tetapi justru melaksanakan GBHN itu,” papar JK di hari peringatan Hari Konstitusi di gedung Nusantara IV, MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Minggu (18/8).

Menurutnya hal tersebut harus dibahas lagi di MPR.

“Jadi nanti dibahas lagi di MPR,” ujarnya.

Sebelumnya, wacana amandemen terbatas UUD 1945 hanya terbatas pada pengembalian garis-garis besar haluan negara (GBHN). Namun muncul kekhawatiran amandemen tersebut akan merubah sejumlah pasal lainnya seperti kembali memilih Presiden melalui MPR dan mengembalikan MPR sebagai lembaga tertinggi negara. (inilah/ags/data1)

适适

Check Also

Bertemu Prabowo, Surya Paloh Mengaku Tak Bicarakan Jatah Menteri

JAKARTA – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku tidak membahas jatah kursi menteri saat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.