Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Jelang Lebaran, Industri Mebel Lesu Permintaan
Ilustrasi

Jelang Lebaran, Industri Mebel Lesu Permintaan

MEDAN, Waspada.co.id – Menjelang Lebaran, industri mebel atau perabot rumah tangga di Kota Medan masih lesu permintaan. Lesunya permintaan dikarenakan daya beli masyarakat yang kian menurun dan masyarakat lebih mengutamakan untuk pengeluaran pokok terlebih dahulu.

Demikian hal ini disampaikan, Ketua Forda Usaha Kecil Menengah (UKM) Sumut, Lie Ho Peng, bahwa Lebaran tidak memberikan dampak signifikan terhadap penjualan furniture. Kondisi ini sudah terjadi tiga tahun belakangan dan berdampak negatif terhadap perkembangan dunia usaha khususnya furniture.

“Penjualannya tidak tampak peningkatannya meski sudah mau mendekati Lebaran. Dulu, enam bulan sebelum puasa sudah banyak pemesanan,” kata pengusaha mebel ini, Kamis (31/5).

Biasanya menjelang Lebaran permintaan naik, tapi memang penurunan untuk pasar lokal tersebut terjadi karena banyak faktor seperti ekonomi yang kian stagnan namun kebutuhan utama terus meningkat.

“Kondisi ini membuat masyarakat memilih tidak membelanjakan uang mereka untuk mebel, namun lebih dulu memikirkan kebutuhan utama lainnya, seperti kebutuhan pokok,” ungkapnya.

“Kalau saya yang awalnya memiliki 3 pabrik sekarang tinggal satu pabrik saja. Karyawan yang dulunya 200, sekarang hanya 20 orang saja dan kawan saya yang di Sidorukun, 6.000 meter pabriknya sudah ditutup,” katanya.

“Jika kondisi ini terus terjadi, bukan hanya beberapa perusahaan saja yang tutup namun puluhan industri mebel di Sumut. Dan paling lama bertahan jika tidak terus turun sekitar 2 tahun ke depan,” pungkasnya.(wol/eko/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Travel Jannah Milik 11 Artis Nasional Hadir di Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Penuni kebutuhan masyarakat untuk menjalani ibadah umroh, Travelling Jannah yang dikelolah oleh 11 artis ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: