Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Jamaah Naqsabandiyah Simalungun Lebaran Rabu 13 Juni
Ilustrasi (Ist)

Jamaah Naqsabandiyah Simalungun Lebaran Rabu 13 Juni

JAKARTA, Waspada.co.id – Hari ini jemaah tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah menjalankan ibadah puasa terakhir pada Ramadan 1439 H. Tarekat ini sudah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Rabu (13/6) besok.

“Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah menetapkan 1 Syawal besok, sesuai hitungan kalender hisab qamariyah,” kata Syekh Muda Muhammad Yusuf Hamdani, Sekretaris Majelis Fatwa Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah, Selasa (12/6).

Para jemaah mulai berdatangan ke Pondok Pesantren Yayasan Dr Syekh Salman Daim di Bandar Tinggi, Simalungun. Lokasi ini ditetapkan sebagai pusat kegiatan salat Id untuk jemaah yang berasal dari Sumatera Utara. “Untuk jemaah yang sudah tiba, petang nanti kita akan melaksanakan berbuka bersama jemaah dilanjutkan dengan takbiran,” jelas Yusuf.

Esok pagi, jemaah juga akan makan fajar bersama sebelum melaksanakan salat Id. Selain di Bandar Tinggi, salat Id Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah juga akan digelar di beberapa lokasi lain di Tanah Air.

Salat Id untuk jemaah yang bermukim di Riau dan Kepulauan Riau digelar di Rumah Suluk Darus Shofa, Kandis, Siak, Riau. Sementara bagi jemaah yang ada di Pulau Jawa, salat Id digelar di Rumah Suluk Darussalam, Cigombong, Bogor.

“Tahun ini kita tidak adakan salat Id di Rumah Suluk Mariendal (Darul Shofa Li Ahli Taqwa), karena untuk jemaah Sumatera Utara, salat Id hanya dipusatkan di Bandar Tinggi,” jelas Yusuf.

Setelah salat Id, acara akan dilanjutkan dengan halalbihalal. “In syaa Allah sebelum zuhur acara kita sudah selesai,” jelas Yusuf.

Ketetapan pihak tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah yang menetapkan 1 Syawal 1439 H jatuh pada Rabu (13/6), lebih cepat dibandingkan ketetapan pemerintah. Sidang isbat penetapan awal Syawal baru akan digelar Kementerian Agama pada Kamis (14/6).

Sebelumnya, tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah juga telah lebih dulu melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Berdasarkan hitungan di tarekat ini, 1 Ramadan 1439 H jatuh pada Senin (14/5), sedangkan pemerintah menetapkan Kamis (17/5).

Yusuf menyatakan penghitungan awal Ramadan pada tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah tetap mengacu pada Alquran dan hadis. Penghitungannya didasarkan pada kalender hisab qamariah. (merdeka/ags/data2)

Check Also

Makanan Penetralisir Efek Wow Hidangan Lebaran

  OPOR ayam, rendang daging, dan sate kambing kerap tersaji sebagai hidangan penghangat silaturahim keluarga ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: