Newsticker
WOL / Warta / Indonesia Hari Ini / Jaksa Agung Seolah Kurang Kerjaan
istimewa
istimewa

Jaksa Agung Seolah Kurang Kerjaan

JAKARTA, WOL – Serangan bertubi-tubi kepada Ketua Umum Partai Perindo membuat banyak kader Partai yang baru berdiri setahun tersebut geram. Fungsionaris muda partai berlambang rajawali itu, Effendi Syahputra, ikut berkomentar tajam menyoal manuver Kejaksaan Agung yang dianggap sangat aneh.

“Kita lihat, seakan Jaksa Agung ini sudah gak ada lagi kerjaannya, hanya mengurus soal SMS saja, padahal banyak kasus korupsi mangkrak, banyak orang menderita karena tidak ada status dan kepastian hukum yang mereka tetapkan, inilah wujud penjahat demokrasi sesungguhnya,” tutur Effendi bernada geram.

Tokoh muda asal Sumatera Utara ini juga meyakini bahwa Jaksa Agung telah terbebani tugas-tugas politik pesanan dari partai asalnya, dan terkesan menjadi bamper untuk melumpuhkan lawan-lawan politik partai.

“Dua kasus paling serius yang mereka (Kejaksaan Agung) hebohkan sekarang adalah kasus SMS dan etik anggota DPR RI soal Freeport. Masyarakat tak terdidik pun tahu ini arahnya kemana dan untuk apa, masyarakat gak bodoh lagi, Jaksa Agung jelas-jelas sudah jadi petugas partai dalam hal ini,” sebut Effendi.

Effendi juga menyesalkan tindakan dan manuver-manuver yang dilakukan Jaksa Yulianto yang melaporkan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoe ke Mabes Polri.

“Yulianto itu dulu tugas di Kepri sebagai Pidsus, ancaman yang mengancam jiwa lebih serius sering dialami disana, tapi kok disini malah cengeng cuma di SMS begitu, seperti hilang kewibawaan Jaksa mengadu ke Polisi karena diancam, ini tentu ikut membuat malu seluruh korps kejaksaan atas tingkah lebay Jaksa Yulianto ini,” sesal Effendi.

Dari kesemua manuver Kejaksaan Agung yang menurut pengacara muda ini dikomandoi Jaksa Agung, akan sangat berbahaya bagi kelangsungan demokrasi dan kestabilan politik dalam negeri kedepan.

“Bagaimana nawacita presiden bisa terwujud kalau Jaksa Agung-nya model koboi begini, kegaduhan-kegaduhan politik lain akan terus berlangsung kalau Jaksa Agung ini tidak segera dievaluasi oleh Presiden,” cetus Effendi.

Effendi juga menyatakan bahwa seluruh kader Partai Perindo akan bersatu dan berkonsolidasi semua elemen kader untuk menghadapi penzaliman politik dan kriminalisasi hukum terhadap Ketua Umum mereka.

“Kita solid, justru isu ini semakin membuat kita satu dan bersama kita akan lawan, kita akan tunjukkan kalau partai ini jangan pernah diobok-obok,” tutup orang dekat Hary Tanoe tersebut. (wol/rdn/data1)

Baca Juga

WOL Photo/Eko kurniawan

Warga Berusaha Selamatkan Barang Berharga

MEDAN, WOL – Sejumlah warga Jalan HM Yamin, Gang Lurah Medan, berusaha menyelamatkan barang-barang berharga ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.