Breaking News
Home / Warta / Politik / Jaksa Agung Lampaui Kewenangan Lembaga Lain karena Sebut Hary Tanoe Tersangka
Jaksa Agung HM Prasetyo. (Foto: Arif Julianto/Okezone)
Jaksa Agung HM Prasetyo. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

Jaksa Agung Lampaui Kewenangan Lembaga Lain karena Sebut Hary Tanoe Tersangka

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Jaksa Agung HM Prasetyo dinilai melampaui kewenangan lembaga lain karena lebih dulu menyebut Chairman and CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo sebagai tersangka kasus SMS ke Jaksa Yulianto. Bahkan, hal tersebut disebut sudah masuk kategori pelanggaran etika.

“Ini sudah semacam (pelanggaran) etika, walaupun tidak ada kode etiknya. Tapi baru kali ini terjadi jaksa agung yang bicara langsung terhadap suatu peristiwa yang belum polisi menetapkan tersangka dia sudah menetapkan sebagai tersangka,” ucap pakar hukum dari Universitas Indonesia (UI) Chudri Sitompul kepada Sindonews, Minggu (18/6/2017).

Chudri pun curiga dengan informasi dini yang disampaikan Jaksa Agung ini, lalu berseberangan dengan keterangan pihak Bareskrim Polri bahwa Hary Tanoe masih sebagai saksi. “Aneh juga Jaksa Agung ini memberikan informasi ke publik bahwa Hary Tanoe sudah jadi tersangka, itu tidak sesuai SOP-nya,” lanjutnya.

“Ya tidak sesuai dengan SOP-nya. Mestinya kan Jaksa Agung itu menunggu keterangan dari kepolisian. Artinya, berkas dikirim ke kejaksaan terkait sudah atau belumnya ditetapkan tersangka. Atau setidaknya menunggu dululah dari kepolisian, terutama Bareskrim, mengenai penetapan tersangka itu,” ujar Chudri.

Menurut dia, apa yang ditunjukkan oleh Jaksa Agung HM Prasetyo tidak pantas dan menyimpang dari standard operational prosedure (SOP)-nya sebagai pimpinan lembaga penegak hukum.

Check Also

foto: wn.com

Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih di Kirab

JAKARTA, WOL – Duplikat bendera Pusaka (Sang Saka Merah Putih) setelah upacara penurunan bendera dikirab ...

  • ahbabwahab

    ini bisa menjadi masalah besar, bahkan tindakan ini bisa dilaporkan balik ke hukum. sayang pak HT terlalu baik. wajar ajalahh pakar hukum minta jokowi copot jabatan. bikin malu aja sih.. jaksa ngerti hukum kok nggak ikutin tatanan hukum.. sewenang wenang dia.. mungkin udah jadi kebiasaan kali ya sikap sewenang nya itu..

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.