Home / Warta / Mancanegara / Iran Cemas Saudi Gunakan Dana Haji Buat Perang Di Yaman
Jemaah haji padati Masjidil Haram. (Reuters)

Iran Cemas Saudi Gunakan Dana Haji Buat Perang Di Yaman

Waspada.co.id – Setiap tahun Shamsedin Akhlaghi membantu jemaah Iran berangkat haji ke Arab Saudi. Dia mempunyai agen perjalanan yang mengurusi persyaratan jemaah Iran pergi haji dari mulai berangkat hingga pulang, kebanyakan konsumennya adalah para lansia.

Tapi musim haji tahun ini yang akan dimulai 19 Agustus agak sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Iran berencana memberi subsidi USD 200 bagi setiap calon jemaah.

Sejumlah pengamat menilai uang subsidi pemerintah Iran itu dikhawatirkan akan masuk ke kantong pemerintah Saudi untuk mendanai perang di Yaman. Selama ini Iran diduga mendukung kelompok pemberontak Huthi di Yaman yang berperang dengan koalisi Saudi.

Isu ini santer dibahas di media sosial Iran hingga kaum garis keras dan reformis saling berseteru.

“Kita boleh punya masalah dengan Saudi, tapi orang-orang dari penjuru dunia ingin pergi ke Makkah untuk ibadah haji,” kata Shamsedin.

“Menurut saya uang jemaah haji Iran tidak akan membuat Saudi menggunakannya untuk berperang di Yaman. Jumlah uang yang kami bawa dari Makkah dan Madinah tidak seberapa dibanding ongkos perang Saudi.

Tapi sejumlah kalangan di Iran tidak setuju dengan pemikiran Shamsedin.

Dilansir dari laman Middle East Eye, pekan lalu, selama beberapa dekade terakhir haji menjadi isu yang memperpanas hubungan Iran dan Saudi. Pertama, persoalan perbedaan keyakinan antara Iran dan Saudi. Mayoritas warga Iran menganut Islam Syiah dan warga Saudi Sunni.

Hubungan kedua negara kian meruncing sejak Revolusi Iran 1979. Saudi khawatir revolusi yang sama akan terjadi di dalam negeri dan karena itu mereka menentang pemerintahan baru Iran dan mendukung pemimpin Irak Saddam Hussein dalam perang delapan tahun melawan rezim Teheran pada akhir 1980-an.

Pada Juli 1987 polisi Saudi melarang jemaah Iran berunjuk rasa menentang Amerika Serikat dan Israel di Makkah. Akibat kerusuhan itu lebih dari 400 orang tewas, termasuk 275 di antaranya warga Iran. Pemimpin spiritual Iran Ayatullah Khumeini pernah mengatakan seandainya negaranya bisa memaafkan Saddam Hussein dan Amerika pun, Iran tidak akan pernah memaafkan Keluarga Kerajaan Saudi.

Jumlah jemaah haji yang berangkat saban tahun tergantung dari kuota haji yang ditentukan Saudi kepada tiap negara. Tahun ini ada sekitar 90.000 jemaah haji asal Iran yang bisa berangkat. (wol, mer/eli)

Check Also

Ini Alasan Duterte Berjanji Hanya Beli Senjata Dari Israel

TEL AVIV, Waspada.co.id – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengatakan negaranya hanya akan membeli persenjataan dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: