Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Investasi Teknologi Potensi Tingkatkan Daya Saing Usaha
Istimewa

Investasi Teknologi Potensi Tingkatkan Daya Saing Usaha

MEDAN, Waspada.co.id – Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia memandang investasi teknologi sebagai salah satu prioritas utama tahun ini untuk meningkatkan daya saing bisnis.

Pada sebuah studi tersebut menemukan bahwa UKM Indonesia menyadari pentingnya lebih banyak berinvestasi dalam bidang teknologi untuk mendorong kinerja bisnis.

Selain itu, UKM Indonesia yang disurvei mengatakan bahwa mereka lebih memiliih untuk mengelola biaya dengan meningkatkan produktivitas daripada mengurangi gaji karyawan.

Country Head Business Banking, PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia), Paul Kan, menuturkan bahwa peningkatan produktifitas dapat melalui pelatihan karyawan, otomatisasi, penggunaan teknologi yang lebih canggih, dan penyederhanaan proses bisnis.

”UKM Indonesia menganggap penting investasi dalam hal teknologi dan menggunakannya sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas. Efisiensi biaya yang lebih baik dari penggunaan teknologi akan mendorong pertumbuhan bisnis,” tuturnya, Senin (15/10).

UOB Indonesia berkomitmen untuk membantu UKM dalam mengembangkan bisnis mereka. Oleh karena itu kami berfokus dalam memberikan nasabah UKM kami solusi yang tepat untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan bisnis, mengatasi tantangan, dan memperdalam kemampuan mereka.

“Sebagai contoh, kami didukung oleh Bisnis Internet Banking Plus (BIBPlus)yang dapat membuat nasabah mengelola kebutuhan perbankan mereka dan melakukan transaksi secara online dengan menggunakan perangkat mobile. Kenyamanan menggunakan UOB BIBPlus membantu nasabah mengurangi waktu dan lebih efisiien dalam mengelola bisnis mereka,” jelasnya.

Sementara dilihat dari perkembangan ekonomi, studi ini juga mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara kedua dari 6 negara yang disurvei yang memiliki pandangan optimis akan adanya pertumbuhan pendapatan di tahun 2018 dengan 63 persen UKM memandang bahwa pertumbuhan pendapatan akan tetap terjadi di tahun ini meskipun berada di tengah tantangan ekonomi global, seperti meningkatnya biaya dan lambatnya produktivitas.

“Sementara UKM Vietnam adalah yang paling optimis akan adanya pertumbuhan pendapatan tahun ini (67 persen) were the most confident of revenue growth,” pungkasnya.(wol/eko/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ekonom Sumut: Ini Faktor Melonjaknya Harga Bawang

MEDAN, Waspada.co.id – Sejumlah harga kebutuhan pokok khususnya bawang mengalami kenaikan harga. Bawang merah setelah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: