Newsticker
WOL / Warta / Teknologi / Inilah Hasil Drive Test Telkomsel 2017
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, Direktur Network Telkomsel Bob Apriawan, Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi, saat pemaparan hasil uji jaringan Telkomsel 2017, di Malang. (foto: Ist)
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, Direktur Network Telkomsel Bob Apriawan, Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi, saat pemaparan hasil uji jaringan Telkomsel 2017, di Malang. (foto: Ist)

Inilah Hasil Drive Test Telkomsel 2017

MALANG, WOL – Direktur Network Telkomsel, Bob Apriawan, mengatakan ada beberapa parameter yang dapat diamati dari pelaksanaan Drive Test yang dilakukan, Kamis (18/5) kemarin.

Di antaranya adalah kuat daya pancar dan daya terima handset (Coverage), tingkat kesuksesan akses jaringan (CSSR), tingkat kontinuitas panggilan (CCSR/drop call), lamanya waktu pembangunan panggilan (Call Setup Time), kualitas suara (MOS) dan speed (Data Throughput)

“Pada Network Drive Test ini, pengukuran kekuatan sinyal 4G diukur dengan parameter Reference Signal Received Power (RSRP). Sedangkan parameter untuk mengukur kualitas sinyal 4G disebut Signal to Noise Ratio (SNR). Sementara itu, parameter yang digunakan untuk mengukur kualitas layanan data 4G adalah HTTP Throughput (tingkat kecepatan akses layanan),” terangnya melalui rilis yang diterima Waspada Online, Jumat (19/5).

Dikatakan, secara keseluruhan hasil Network Drive Test 2017 Surabaya-Malang sepanjang 125 km memperlihatkan bahwa Telkomsel siap untuk menyambut momen Ramadhan dan Lebaran 2017 yang dipredikasi akan mengalami lonjakan yang cukup signifikan, terutama pada layanan data. Sepanjang rute terdapat total sebanyak 1047 BTS (297 BTS 4G, 379 BTS 3G dan 371 BTS 2G) yang akan melayani pelanggan. “Adapun angka rata-rata yang diperoleh dari hasil Drive Test adalah sebagai berikut: CSSR 100 persen, CST 3.51 s, CCSR 100 persen, MOS 99.22 persen, Data Throughput 12604 kbps,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk layanan 4G, hasil Network Drive Test di jalur Surabaya-Malang memperlihatkan kekuatan dan kualitas sinyal 4G Telkomsel secara umum baik. Hal ini ditunjukkan dengan angka RSRP -84.2 dBm dan SNR 10.8 dB. Sementara kualitas layanan data 4G yang salah satunya diukur melalui pengunduhan berbagai file dengan kapasitas 50 MB hingga 2.5 GB menunjukkan hasil yang baik, di mana angka rata-rata HTTP Throughput 12.6 Mbps dengan Maximum Throughput 86.44 Mbps.

“Adapun di sepanjang jalur mudik utama Pulau Jawa sepanjang 2375 km, kesiapan jaringan Telkomsel juga dapat terlihat dari hasil Drive Test, dimana skor yang diperoleh adalah sebagai berikut: CSSR 98.76 persen, CST 5.00 s, CCSR 98.87 persen, MOS 95.75 persen, Data Throughput 7477 kbps dan di sepanjang jalur mudik kereta Pulau Jawa sepanjang 1689 km hasilnya adalah sebagai berikut : CSSR 99.09 persen, CST 7.00 s, 99.58 persen, MOS 97.20 persen, Data Throughput 4939 kbps. Sedangkan di jalur Sumatera sepanjang 6817 km hasilnya adalah sebagai berikut : CSSR 96.42 persen, CST 5.74 s, 99.58 persen, MOS 96.52 persen, Data Throughput 4739 kbps.

Berikut Bob Apriawan menjelaskan istilah-istilah yang telah ia jabarkan agar pembaca memahami maksud istilah tersebut.

CSSR (Call Setup Success Rate): merupakan prosentase tingkat keberhasilan panggilan yang ditentukan oleh ketersediaan kanal suara yang dialokasikan. Kesuksesan panggilan ditandai dengan adanya nada sambung dan selanjutnya “Tersambung/Connected” tertulis di layar ponsel. Berikut beberapa tingkat kesuksesan: angka >95 persen DITERIMA dan <95 persen KURANG BAIK.

CST (Call Setup Time): adalah waktu yang dibutuhkan (kecepatan) untuk melakukan panggilan ke pihak yang dituju, dalam hal ini dimulai saat pelanggan menekan tombol “Call/Yes” hingga mendengar nada panggil (ukuran kecepatannya dalam detik). Rata-rata CST < 13 detik DITERIMA, dan > 13 detik TIDAK DITERIMA.

CCSR (Call Completion Success Rate): merupakan prosentase tingkat kesuksesan suatu hubungan sejak tersambung hingga salah satu pihak melakukan pemutusan. Parameter kesuksesannya adalah komunikasi tanpa putus, tidak terjadi drop call (hubungan terputus). Bila angkanya >95 persen DITERIMA, jika < 95 persen TIDAK DITERIMA.

MOS (Mean Opinion Score): menggambarkan tingkat kejernihan (kejelasan) suara dalam suatu komunikasi yang diukur dalam skala antara 0-5, di mana MOS < 2 adalah kualitas suara BURUK atau putus-putus, MOS 2-3 CUKUP BAIK, MOS 3-3,5 BAIK, dan MOS 3,5-5 kualitas suara SANGAT BAIK. Syarat kelayakan MOS dalam hal ini adalah jika 90 persen dari cakupan berada di dalam skala baik (3-3,5)

Throughput: Menggambarkan kecepatan network Telkomsel dalam mengunduh data dalam satuan detik, dimana target throughput berdasarkan service yang akan digunakan. Sebagai contoh untuk messaging membutuhkan throughput > 64 kbps, sedangkan streaming video kualitas 360 membutuhkan throughput > 512 kbps.(wol/rls/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

WOL Photo/lihavez

Peras Siswa, Preman Ini Dijebloskan ke Penjara

MEDAN, WOL – Hendra Utama (28) warga Jalan Gaharu, Komplek PTPN IX, Kecamatan Medan Timur ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.