Breaking News
Home / Warta / Politik / Ini Hasil Pertemuan Pimpinan KPK dengan SBY di Markas Demokrat
Pimpinan KPK Basaria Panjaitan bertemu dengan SBY beserta pengurus Partai Demokrat (Foto: Fadel Prayoga)
Pimpinan KPK Basaria Panjaitan bertemu dengan SBY beserta pengurus Partai Demokrat (Foto: Fadel Prayoga)

Ini Hasil Pertemuan Pimpinan KPK dengan SBY di Markas Demokrat

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi markas Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017). Kegiatan itu sebagai upaya tindakan dari lembaga antirasuah mewujudkan politik berintegritas.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengapresiasi langkah partai berlambang bintang mercy itu dalam penanganan korupsi yang menimpa terhadap kader internalnya. Sebab, kata dia, hanya Demokrat yang baru memiliki divisi penanganan tindak pidana korupsi.

“Memang Demokrat ini yang sudah memiliki departemen khusus untuk penanganan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi),” ujarnya saat ditemui usai diskusi tertutup dengan pimpinan Partai Demokrat.

Ia menambahkan, dalam pertemuan tersebut membuahkan empat kesimpulan yang harus dilakukan pembahasan lebih lanjut antara KPK dengan partai politik. Pertama, yaitu soal perekrutan calon anggota partai politik yang harus ditelisik secara mendalam oleh internal partai politik itu sendiri.

“Kedua, bagaimana nanti setelah menjadi anggota partai politik? Lalu, bagaimana mengkaderisasi kelanjutannya?” imbuhnya.

Ia menambahkan, persoalan yang paling utama di dalam partai politik, yakni banyaknya kader partai politik yang melanggar kode etik dari partainya sendiri. Sehingga banyak kader partai politik yang dibekuk oleh lembaga antirasuah.

“Mereka harus juga kita mintakan, memiliki satu macam untuk khusus menangani kode etik ini,” tuturnya.

Kemudian, permasalahan lainnya yaitu soal kecilnya dana partai yang digelontorkan dari APBN. Namun, kini partai politik mendapatkan angin segar dengan disetujuinya kenaikan dana bantuan partai dari Rp108 menjadi Rp1000. Usulan kenaikan dana partai politik itu merupakan rekomendasi dan kajian dari KPK.

“Menurut kajiannya Rp10.000 kajian itu Rp10.000 tapi ini sekarang baru mencapai angka 1000 jadi masih jauh masih 10% dari yang diharapkan dari hasil kajian dari KPK,” ujarnya.

ia menambahkan, partai politik dalam merekrut seseorang menjadi kadernya harus memiliki persyaratan yang lebih selektif. Sehingga, masyarakat yang akan mendaftarkan dirinya menjadi kader partai harus mempersiapkan secara matang.

“Kita lihat ada beberapa persyaratan antara lain, latar belakangnya harus jelas dulu. Dan dia harus memiliki yang utama adalah mempunyai integritas. Itu yang paling utama,” pungkasnya.

Check Also

(cnnindonesia)

Kahiyang Resmi Jadi Istri Bobby Nasution

SOLO, WOL – Kahiyang Ayu, putri Presiden Joko Widodo, resmi menyandang status istri dari Muhammad ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.