Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Indeks Saham Menguat di Tengah Isu Perang Dagang Global
WOL Ilustrasi

Indeks Saham Menguat di Tengah Isu Perang Dagang Global

MEDAN, Waspada.co.id – Mayoritas sejumlah bursa global menguat di tengah isu perang dagang yang kian memanas. Indeks saham Hangseng menguat di atas 1 persen begitu juga degan Shanghai, dan STI yang menguat masing-masing 1,14 persen dan 1,24 persen.

Aksi profit taking dimanfaatkan investor di tengah kekhawatiran serangan balas-balasan tarif impor antara China dan AS. Setelah serangan kenaikan tarif impor yang dilakukan AS terhadap China berlangsung beberapa hari lalu, China kali ini pun membalas serangan tersebut dengan menambahkan U$60 Miliar dari produk AS. Kondisi ini kian memanas dan tampaknya dapat berlangsung cukup lama.

“Ketidak pastian global saat dapat menjadi sangat sensitif dan menambah resiko pasar. Dimana tidak ada kekuatan kita dalam mengantsipasi sentimen eksternal tersebut. Tak hanya itu, pemerintah juga harus menyiapkan strategi-strategi untuk menyelamatkan Rupiah saat ini. dimana pelemahan Rupiah saat ini masih menjadi polemik nasional yang harus diselesaikan,” tutur Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, Rabu (19/9).

Pelemahan mata uang memang tidak hanya terjadi pada Rupiah, mayoritas mata uang negara emerging market rentan mengalami pelemahan saat situasi perang dagang terjadi.

“Meskipun belum ada wacana menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Namun saya tetap meyakini bahwa BI yang akan didepan dengan respon cepat terkait Rupiah. Menjelang sesi penutupan perdagangan hari ini, Rupiah diperdagangkan di kisaran level Rp14.894,” ungkapnya.

IHSG perdagangan hari ini ditutup naik 61 poin atau naik 1 persen di level 5.873. Level tertinggi berada di level 5.882, dan terendah berada di level 5.835 perdagaangan bursa hari ini menguat konsisten. Sebanyak 220 menguat, 170 melemah dan 132 saham tidak mengalami pergerakan.

“Di kondisi ketidakpastian ekonomi global saat ini saham-saham second linear menjadi pilihan investasi yang tepat. Dimana dalam sepekan saham-saham second linear mampu menguat signifikan. Beberapa diantaranya adalah saham ERAA, BULL, PNIN dan lain sebagainya,” pungkasnya.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Mobil Mewah Kena Pajak Hingga 195 Persen

JAKARTA, Waspada.co.id – Pembelian mobil mewah yang diimpor utuh dari luar negeri (CBU/completely built-up) akan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: