Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / IHSG Cetak Rekor Posisi 56,15 Poin
Ilustrasi IHSG. (Foto: Okezone)
Ilustrasi IHSG. (Foto: Okezone)

IHSG Cetak Rekor Posisi 56,15 Poin

MEDAN, WOL – Menutup perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertingginya kembali yakni dengan penguatan 56,15 poin atau sebesar 0,903% pada level 6.277,16 Level tertinggi IHSG pada perdagangan hari ini berada pada level 6.277,16 dan level terendah berada pada level 6.214,25 Frekuensi perdagangan hari ini sebanyak 227.117 kali transaksi, volume sebanyak 27,033 milliar lembar saham senilai Rp9,59  triliun.

Sebanyak 238 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 131 saham mengalami penurunan harga dan sisanya 134 saham tidak mengalami perubahan harga.

Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, mengatakan secara sektoral, IHSG menguat didukung oleh peningkatan pada seluruh sektor saham, dimana investor asing berbondong-bondong membeli saham-saham di Bursa Efek Indonesia. Sektor keuangan mengalami penguatan sebesar 1,76%, sektor Agri menguat 1,37 % dan sektor manufaktur  menguat  sebesar 0,63 %.

“Rencana akuisisi Bank Danamon oleh The Bank of Tokyo Mitsubishi membuat harga saham BDMN melonjak tajam pada perdagangan hari ini. Harga saham BDMN mencatatkan rekor kenaikan sebesar 14% yang mendorong kenaikan indeks saham sektor keuangan,” tuturnya, Kamis (27/12).

Di sisi lain, Selain IHSG, Bursa saham di Asia juga ditutup menguat. Thailand Stock Exchange menguat 0,383 % atau 5,74 poin pada level 1.758,22. Kuala Lumpur Stock Exchange menguat 0,669 % atau naik 11,77 poin pada level 1.771,76.  Philippine Stock Exchange juga menguat 0,695 % atau 58,6 poin pada level 8.490,91.

“Sedangkan Bursa Amerika pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah, Dow Jones Industrial Composite ditutup melemah  0,032% atau 7 poin pada level 24.746,21. Nasdag Composite juga turun 0,341 % atau 23,71 poin pada level 6.936,25 dan S&P 500 turun 0,106% atau 2,84 poin pada level 2.680,” jelasnya.

“Namun disisi lain, Pergerakan Nilai tukar rupiah pada hari ini, terpantau melemah terhadap dolar Amerika Serikat di posisi Rp.13.565 per US Dolar. Dollar Amerika Serikat terpantau stabil pada sejumlah mata uang di berbagai negara,” pungkasnya.(wol/eko/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo/eko kurniawan

Januari – Februari, Ekspor Karet Menurun 5,68 Persen

MEDAN, WOL – Periode Januari–Februari 2018, volume ekspor karet jenis SIR 20 Sumatera Utara turun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.