Breaking News
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Harga Gas Sumut Belum Diimplementasikan, Gus: Jangan Asal Klaim Turun!
WOL Photo
WOL Photo

Harga Gas Sumut Belum Diimplementasikan, Gus: Jangan Asal Klaim Turun!

MEDAN, WOL – Ketua Komisi VII DPR-RI yang membidangi energi dan lingkungan hidup Gus Irawan Pasaribu menyatakan penurunan harga gas untuk industri di Sumut belum bisa diimplementasikan.

Gus Irawan Pasaribu mengungkapkan hal itu kepada wartawan di Medan, Minggu (19/3), di kantor DPD Gerindra Sumut. Dia mengatakan isyarat penurunan harga gas industri memang sudah disetujui Kementerian ESDM. “Tapi saya melihat penurunannya seolah-olah ada pihak yang mengklaim bahwa merekalah yang paling berjasa menurunkan harga gas industri di Sumut,” ujarnya.

“Padahal ya penurunan harga gas belum diimplementasikan. Belum diturunkan. Saya sudah tanya ke kementerian dan Pertamina. Memang sudah disetujui turun tapi belum implementasi. Lucunya ada pihak yang klaim seolah-olah paling berjasa mendorong penurunan harga gas di daerah ini,” kata dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja Puja mengatakan, penurunan harga gas bagi industri di Sumut dimulai sejak 1 Februari 2017.

Penurunan harga gas di Sumut memang terlambat dari target pemeritah pada akhir tahun lalu. Wiratmaja menjelaskan pemerintah memang telah berusaha untuk menurunkan harga gas di Sumut melalui Peraturan Presiden nomor 40/2016.

Penurunan harga gas baru bisa dilakukan dengan cara meminta penurunan harga dari hulu migas yaitu dari Blok NSO yang dioperatori oleh Pertamina EP dan Blok Pangkalan Susu yang dioperatori oleh Pertamina Hulu Energi (PHE). Pemerintah juga menetapkan agar industri di Sumut mengganti LNG dengan gas pipa.

Gus mengingatkan penurunan harga gas sebenarnya atas dorongan yang sangat kuat dari Komisi VII DPR-RI ke pemerintah, Pertamina dan PGN. “Saya tiga kali memimpin kunjungan kerja Komisi VII ke Sumut dengan kesepakatan kita di DPR mendesak pemerintah dan Pertamina menurunan harga gas industri di Sumut,” ungkapnya.

Menurut dia, pemerintan dan Pertamina akhirnya menurunkan hingga 9,95 dolar AS per mmbtu dari sebelumnya 13,38 dolar AS per mmbtu. “Nah saat kunjungan ke Batam kemarin saya didampingi oleh PGN dan Kementerian ESDM dari Dirjen Migas. Pertanyaan saya ke mereka apakah harga gas industri Sumut sudah turun,” tegas Gus.

“Jawabannya belum diimplementasikan. Nah karena belum diimplementasikan saya minta agar itu direalisasikan. Atau nanti Sabtu dengan rencananya Menteri ESDM akan turun ke Medan, silakan tanya langsung la progress penurunan harga gas di Sumut. Atas inisiatif siapa sehingga proses penurunannya bisa diakomodir. Maunya kita jangan sekadar klaim saja,” tutur Gus.

Apalagi memang Pemprovsu melalui Gubsu menyatakan harga gas industri Sumut akan turun per 1 Maret 2017 setelah dia mengikuti rapar terbatas di Kantor Kepresidenan. “Pada prinsipnya belu diimplementasikan. Jadi belum turun sebenarnya. Nah itu kami di Komisi VII mengingatkan lagi kepada pemerintah agar direalisasikan.”

Kenapa belum diimplementasikan? Menurut Gus Irawan yang juga wakil ketua Fraksi Gerindra di DPR-RI ada beberapa hal teknis yang menghambat penerapan penurunan harga. “Pada prinsipnya penurunan harga gas industri itu harus dilakukan. Karena Komisi VII DPR-RI sudah dari tahun lalu mendesak agar segera direalisasikan,” tuturnya. (wol/ags/min/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

foto: istimewa

APBN-P 2017 Disetujui, Gus Irawan: Itu Melanggar Konstitusi

JAKARTA, WOL – Gerindra secara tegas menolak APBN Perubahan (APBN-P) 2017 yang diajukan pemerintah namun ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.