_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Harga Bahan Pokok Naik, Pemerintah Diminta Turun Tangan
(WOL Photo/Ist)

Harga Bahan Pokok Naik, Pemerintah Diminta Turun Tangan

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota DPR RI daerah pemilihan asal Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu meminta tim pemerintah segera turun tangan mengatasi kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar.

Dia meminta pemerintah untuk melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu untuk menstabilkan harga sembako saat Ramadhan. Gus Irawan mengungkapkan hal itu kepada wartawan di Medan, belum lama ini.

Dia mengatakan kenaikan harga merupakan masalah tahunan yang wajar karena memasuki puasa hingga menjelang lebaran kebutuhan dan konsumsi masyarakat terhadap pangan meningkat.

Gus Irawan mengungkapkan kenaikan harga seharusnya sudah bisa diantisipasi oleh pemerintah dan petani, jika menjelang bulan Ramadan maka kebutuhan-kebutuhan pangan sudah disiapkan oleh mereka. “Sehingga pada saat seperti sekarang ini tidak mengganggu kondisi pasar,” tambahnya.

Menurut dia, pembentukan Satgas Pangan dinilai perlu untuk dibentuk guna memastikan tidak adanya pelaku usaha yang memanfaatkan kesempatan dengan menimbun stok berlebihan.

Praktek kartel dilarang dalam mekanisme dagang di Indonesia sehingga perlu ada penegakan hukum, tanpa itu tidak akan efek jera bagi pelaku. Dia juga mengingatkan pelaku usaha pangan berhati-hati jangan sekali-kali melakukan penimbunan di saat-saat seperti ini karena itu menjadi kasus pidana.

Pada prinsipnya, kata dia, untuk menstabilkan kenaikan harga, operasi pasar bukan solusi. Harga-harga melambung sementara produksi kita belum siap untuk distribusikan karena belum panen. Misalnya bawang putih, 90 persen itu kita belum cocok untuk menanam itu sehingga kita harus impor.

Dari data yang dihimpun harga sejumlah bahan bahan pangan meningkat pada hari pertama dan kedua Ramadan. Tercatat dalam Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih melonjak dari Rp 49.750/kg menjadi Rp 61.550/kg saat memasuki bulan puasa.

Harga tertinggi terjadi di Pasar Pramuka yang mencapai Rp 90.000/kg. Sementara harga cabai rawit hijau melonjak dari Rp 37.300/kg ke Rp 41.700/kg dengan harga tertinggi di Gorontalo yang mencapai Rp 115.000/kg. (wol/min/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Hari Ini Cuma 18 Anggota Dewan Ngantor

MEDAN, Waspada.co.id – Pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah/2019, Senin (10/6), tingkat kehadiran ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: