Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Gus Irawan Minta Stop Kampanye Negatif PLTA Batangtoru
WOL Photo/Ist

Gus Irawan Minta Stop Kampanye Negatif PLTA Batangtoru

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu meminta semua polemic dan kampanye negatif terkait pembangkit listri di Batangtoru Tapsel dihentikan. Dia mengungkapkan pembangunan pembangkit PLTA Batangtoru ini penting untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumut.

“Aspek energi baru dan terbarukan yang diusung pembangkit ini justru membuatnya semakin bagus karena ramah lingkungan,” katanya melalui sambungan telepon saat dihubungi wartawan, Kamis (27/9) kemarin.

Dia mengungkapkan keheranannya dengan kampanye sebagian aktivis lingkungan dan ilmuwan asing yang menyatakan PLTA Batangtoru tidak dibutuhkan karena pasokan listrik Sumut dalam kondisi surplus. Pernyataan ini disebut menyesatkan, sehingga harus diluruskan agar masyarakat tidak mendapat informasi yang salah.

Surplus sebesar 160 MW yang dialami Sumut saat ini hanya bersifat sementara. Sumut akan kembali krisis listrik bila kontrak Marine Vessel Power Plant (MVPP), kapal pembangkit listrik yang disewa dari Turki, tidak diperpanjang pada tahun 2022.

“Kapal itu kan sifatnya bukan jangka panjang, kita cuma mengontrak lima tahun. Dan biayanya mahal,” kata Gus. Ketua Komisi VII itu cukup memahami latar belakang keberadaan kapal yang menyalurkan listrik 240 MW itu karena dia orang terdepan yang mendorong pemerintah mendatangkan kapal itu ke Belawan.

Menurutnya, Dirut PLN sempat menentang usulannya ketika itu dengan alasan biaya yang terlalu mahal. Selain itu, kapal tersebut juga masih menggunakan bahan bakar batubara yang tidak ramah lingkungan.

“Jadi PLTA Batangtoru ini memang proyek paling strategis karena menggunakan tenaga air, paling ramah lingkungan. Saya kira perlu pemakluman dari semua pihak untuk melihat langsung proses pembangunannya.”

Perusahaan juga saya kira terbuka untuk membeberkan terkait apa yang mereka bangun sekarang. Buktinya semua akses dibuka termasuk dengan melibatkan akademisi untuk melakukan penelitian dan pemahamahan terhadap kehadiran pembangkit tersebut, tuturnya. (wol/min/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Komisi VII: EBT Sudah Masuk Prolegnas 2019

JAKARTA, Waspada.co.id – Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu, mengungkapkan hasil pertemuan internal ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: