Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Gus Irawan Bentuk Relawan Pemberdayaan Masyarakat
WOL Photo/Ist
WOL Photo/Ist

Gus Irawan Bentuk Relawan Pemberdayaan Masyarakat

MEDAN, WOL – Bertempat di Padepokan Garudayaksa Hidrotani Sejahtera Sunggal yang menjadi pusat budidaya tanaman hidroponik, Gus Irawan Pasaribu menggagas pembentukan relawan khusus pemberdayaan masyarakat.

Gus Irawan Pasaribu, penggagas budidaya tanaman hidroponik yang berlokasi di atas lahan 2.000 hektar di Sunggal, mengungkapkan hal itu saat memberi sambutan pelatihan budidaya tanaman tersebut kepada seluruh pengurus ikatan alumni SMA 1 (Ika-Smansa), akhir pekan lalu.

Pelatihan yang dihadiri sekira 100 orang pengurus memfokuskan untuk berbuat kepada masyarakat. “Kita tidak lagi cukup dengan menggelar seminar, sosialisasi atau hanya berpindato. Saatnya berbuat langsung kepada masyarakat. Karena dengan memberdayakan masyarakat melalui tanaman hidroponik diyakininya akan ikut membantu masyarakat prasejahtera keluar dari kemiskinan,” ujar Gus.

Gus Irawan mengemukakan berbagai persoalan yang dihadapi Sumut saat ini tak lepas dari beberapa hal. “Teurtama angka kemiskinan masih tinggi, pengangguran pun belum berkurang. Kemudian kualitas infrastruktur di berbagai daerah buruk, bahkan masyarakat Sumut kini diserang oleh masalah sosial dan kriminal yang tak kunjung habis seperti peredaran narkotika,” ungkapnya.

Dari sisi itu, Gus Irawan mengambil poin penting bahwa salah satu yang bisa dilakukan oleh para relawan ikatan alumni SMA 1 Medan adalah memberdayakan masyarakat. “Saya tidak menampik fakta bahwa pembentukan relawan Ikatan Alumni SMA 1 Medan ini tak lepas dari hajatan politik masyarakat Sumut 2018,” tuturnya.

Dia mengatakan dalam tahun ini ada agenda politik berupa pemilihan gubernur Sumut pada Juni nanti. “Pembentukan relawan ikatan alumni SMA 1 itu sudah disepakati para pengurus yang hadir untuk memberdayakan masyarakat sambil mengedukasi masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu mengurai dan mengentaskan persoalan Sumut ke depan,” katanya.

Gus Irawan Pasaribu yang juga Ketua Komisi VII DPR RI membidangi energi dan lingkungan hidup menegaskan secara historis tentu saja pembentukan relawan ikatan alumni SMA 1 berhubungan dengan figur yang nantinya bisa memimpin Sumut.

“Artinya para relawan ini sudah sepakat untuk mendukung alumni kita juga. Kebetulan sosoknya ada di diri Eddy Rahmayadi yang berpasangan dengan Musa Rajeckshah. Jadi saya terus terang, pembentukan relawan pemberdayaan masyarakat dalam mendorong budidaya tanaman hidroponik pun bertujuan untuk ikut mendukung mereka,” tuturnya.

“Saya juga merasakan sedikit polemik dalam pembentukan relawan. Kita kan ada grup whatsapp. Begitu bicara tentang sosok dukungan calon gubernur sebagian mulai left group. Tapi itu biasa. Saya kira kita harus bersikap setelah melihat persoalan yang muncul di Sumut namun tak pernah selesai,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut dia menyatakan salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah memberdayakan masyarakat. “Memang programnya tidak secara otomatis menghilangkan kemiskinan. Tapi menjadi bumper penolong untuk menjaga agar pendapatan rumah tangga lebih meningkat bisa saja.”

“Coba kembali pada problem Sumatera Utara. Kemiskinan, pengangguran, bisa dibantu semua pihak. Masyarakat pun bisa berkecimpung dalam program pemberdayaan. Tentu butuh dukungan pemerintah. Kalau soal infrastruktur kemudian pemberantasan narkoba itu kembali pada sosok pemimpinnya. Kalau pemimpinnya tegas terutama soal narkoba, pasti bisa diberantas. Saya kira narkoba musuh kita paling utama sekarang,” tegasnya.

“Kembali lagi kalau melihat figur yang akan maju di tahun politik saya melihat Eddy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah yang bisa mengatasi persoalan dimaksud. Hanya saja dalam pembentukan relawan ikatan alumni SMA 1, kembali pada bagaimana jejaring bisa dibangun. Networking sangat menentukan. Namun saya yakin jika kita gagas dari sekarang, kemudian nanti yang terpilih sesuai keinginan, pasti programnya terus dijalankan,” tegasnya.

Gus Irawan tidak melihat hal negatif dari upaya pemberdayaan masyarakat. “Jika membantu masyarakat pasti didukung pemerintah daerah nantinya. Sebenarnya siapa pun yang kelak memimpin pasti membutuhkan solusi bagaimana memberdayakan masyarakat. Mengangkap taraf hidup penduduk dari garis kemiskinan ke level yang lebih baik. Jangan kita biarkan Sumut terus terpuruk,” tambahnya lagi.

Dia mengharapkan ke depan program tersebut bisa dilanjutkan. “Apa yang kami buat di Hidrotani Sejahtera sebenarnya hanya contoh mini. Miniatur pemberdayaan. Kalau dikembangkan ke semua daerah tentu bisa berguna. Jadi apa pun itu kalau untuk masyarakat harus diterapkan. Tidak cukup hanya dibicarakan,” tutupnya. (wol/ags/min)

Check Also

Istimewa

Kolaborasi Anggota DPR RI Dapil Sumut dan Pemprovsu Tak Maksimal

MEDAN, WOL – Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu memaparkan Sumatera Utara salah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.