_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Gelar Aksi di Hari Buruh, AJI Suarakan Keselamatan dan Kesejahteraan Jurnalis
Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

Gelar Aksi di Hari Buruh, AJI Suarakan Keselamatan dan Kesejahteraan Jurnalis

JAKARTA – Tepat pada Hari Buruh Sedunia, 1 Mei 2019, sejumlah lembaga jurnali menggelar demonstrasi. Aksi dimulai di depan Gedung Dewan Pers, kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat sejak Pukul 09.00 WIB.

Aksi demo jurnalis tersebut diikuti Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, AJI Jakarta, Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (FAA PPMI), Federasi Serikat Pekerja Media (FSPM) Independen, Serikat Pekerja Lintas Media Jakarta, Forum Pers Mahasiswa Jabodetabek (FPMJ), Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Ekonomi, UKM Jurnalistik MATA Media Komunikasi Nusantara.

Dalam aksi demonstrasi itu terlihat beberapa spanduk dengan ukuran cukup besar dibentangkan, bertuliskan ‘Stop Kekerasan terhadap Jurnalis’, dan ‘Jurnalis Juga Buruh’.

Foto: Sarah Hutagaol/Okezone

Selain itu, terlihat juga beberapa spanduk dalam ukuran kecil yang berisikan bermacam-macam tulisan, seperti ‘Nulis Kritis Malah Kena Bogem’, dan ‘Jam Malam Merenggut Kebebasan Berekspresiku’.

Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan mengatakan, dalam aksi ini terdapat dua isu yang digaungkan, yakni mengenai kesejahteraan dan keselamatan untuk jurnalis.

“Karena kita tahu bahwa masih banyak wartawan-wartawan banyak hidupnya jauh dari sejahtera, bahkan tidak memenuhi standar,” Abdul Manan di depan Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

“Banyak di daerah-daerah yang gajinya di bawah UMR, terutama wartawan yang statusnya kontributor. Mereka yang digaji per berita dan pada dasarnya tidak mendapatkan asuransi,” ujarnya.

Abdul Manan.

Sedangkan untuk keselamatan, AJI Indonesia menyoroti soal kekerasan yang didapat para jurnalis saat bertugas. Kekerasan tak hanya fisik, tapi juga non-fisik.

“Banyak pemukulan terhadap wartawan. 64 kasus kekerasan pada 2018, itu masih tergolong besar. Dan belum lagi kekerasan yang sifatnya non-fisik, bullying di media sosial, terutama tahun kemarin,” kata Abdul Manan.

Setelah melakukan orasi di depan Gedung Dewan Pers, mereka akan melanjutkan aksi demonya dengan berjalan kaki bersama-sama dari Gedung Dewan Pers dan berakhir di Istana Negara.

Check Also

Tuntut Revisi PP Pengupahan, Ratusan Buruh Longmarch Menuju Istana Negara

JAKARTA – Ratusan buruh dari Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) menggelar demonstrasi tepat pada Hari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.