_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Gagal Tangkap Kapal China, Ini Alasan Menteri Susi
Istimewa

Gagal Tangkap Kapal China, Ini Alasan Menteri Susi

JAKARTA, WOL – Kementerian Kelautan dan Perikanan akhirnya melepas  kapal pelaku illegal fishing KM Kway Fey 10078 membuat China (Tiongkok) yang memasuki perairan Natuna Kepulauan Riau.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, hasil penangkapan Kapal Pengawas (KP) Hiu 11 terhadap kapal pelaku illegal fishing KM Kway Fey 10078 membuat China (Tiongkok) ketakutan jika kapalnya ditenggelamkan.

“Pemerintah Tiongkok tidak berkenanan kapal yang sudah kita tangkap kita tenggelamkan. Kita sangat menghormati Tiongkok akan tetapi seyogyanya Indonesia kan sedang melakukan pemberantasan IUU Fishing, semestinya ikutinya juga,” ujar Susi di Widya Chandra Jakarta, Minggu (20/6/2016).

Susi mengatakan, mundurnya KP Hiu 11 usai insiden dengan Kapal Coastguard China, bukanlah bentuk ketakutan. Semua yang dilakukan KP Hiu 11 sudah sesuai prosedur penangkapan dan tidak ada masalah apa pun.

“Kita kan sudah berani ambil. Tapi lihat kapal besar coastguard berukuran 1.000 gt, sebisa mungkin kita tidak melawan. Karena jika ada korban nyawa urusan akan beda lagi,” ujarnya.

Berikut ini kronologis insiden KP Hiu 11 dengan Kapal Coastguard China :

1. Dalam perjalanan pengawalan, tiba-tiba satu Kapal Coastguard China mengejar. KP Hiu 11 mencoba menghubungi lewat radio dan tidak ada jawaban, kemudian KP Hiu 11 menghubungi Lanal untuk memberitahukan perihal kejadian tersebut.

2. Kapal coastguard dengan kecepatan 25 knots, kemudian setelah mereka mendekat, mereka menyorot dengan lampu sorot, kemudian menabrak kapal tangkapan, setelah berhenti dan melihat ada 3 tiga orang anggota KP Hiu 1, mereka pun tidak jadi naik, namun tetap mengawasi. Karena kapal rusak, personil KP Hiu 11 memutuskan untuk kembali ke KP Hiu 11.

3. Coastguard China merapat ke  kapal tangkapan pada 20 Maret 2016, pukul 01.45 WIB dengan posisi 04 derajat 09,942’N 108 derajat 34,824’E.

4. Kemudian KP Hiu 11 meninggalkan kapal tangkap KM Kway Fey agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.(hls/data1)

Check Also

Utusan China Sowan ke Rumah Prabowo Setelah Bertemu Jokowi, Ada Apa?

JAKARTA, Waspada.co.id – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima kunjungan Penasihat Hubungan Luar Negeri ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.