_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / Ethiopian Airlines Yang Jatuh Satu Tipe Dengan Lion Air PK-LQP di Karawang
foto: istimewa

Ethiopian Airlines Yang Jatuh Satu Tipe Dengan Lion Air PK-LQP di Karawang

JAKARTA, Waspada.co.id – Pesawat maskapai Ethiopian Airlines yang jatuh di ibu kota Addis Ababa, Minggu (10/3) dipastikan merupakan jenis yang sama dengan pesawat Lion Air registrasi PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Oktober 2018.

Pihak Boeing telah mengonfirmasi jenis pesawat tersebut.

“Boeing ikut berbelasungkawa atas kematian penumpang dan awak di Ethiopian Airlines dalam penerbangan 302, pesawat 737 MAX 8,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP.

Hasil penyelidikan sementara, pilot Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan 302 itu sempat meminta untuk kembali ke bandara setelah beberapa menit lepas landas dari bandara Bole di Addis Ababa pada pukul 08.38 pagi waktu setempat.

“Pilot telah memberitahu menara pengawas bandara bahwa dia mengalami kesulitan dan ingin mengembalikan pesawat yang membawa 157 orang tersebut ke bandara,” kata Kepala Ethiopian Airlines, Tewolde GebreMariam dalam keterangannya, Minggu (10/3) dikutip AFP.

Pesawat Boeing 737 Max 8 merupakan pesawat yang serupa digunakan Lion Air dalam penerbangannya yang juga terjatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, 29 Oktober 2018. Sama seperti Ethiopian Airlines, pilot Lion Air register PK-LQP juga diketahui sempat meminta return to base (RTB) karena mengalami kendala beberapa menit setelah lepas landas.

Wakil Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Haryo Satmiko mengatakan saat itu, pilot sempat mengontak Air Traffic Control (ATC) Bandara Soekarno-Hatta sesaat setelah lepas landas pada pukul 06.20 WIB. Pilot melaporkan adanya permasalahan pada flight control saat terbang di ketinggian 1.700 kaki.

“Pada jam 06.22 WIB, pilot menghubungi Jakarta Control dan menyampaikan permasalahan flight control saat terbang di ketinggian 1.700 ft,” ucap Haryo dalam keterangannya, beberapa waktu lalu.

Selain masalah pada flight control, pilot juga meminta menaikkan pesawat ke ketinggian 5.000 kaki. Menara kontrol mengizinkan. Beberapa menit kemudian, pesawat hilang dari radar dan tak bisa dikontak kembali.

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 dipastikan jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat. Pesawat tersebut terbang dari Bandara Soekarno Hatta pada Senin (29/10) pukul 06.20 WIB menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

Namun pada pukul 06.32 WIB, pesawat jenis Boeing 737-300 MAX 8 dilaporkan hilang kontak. Pesawat sempat meminta kembali ke landasan sebelum akhirnya hilang dari radar.

Pesawat dengan nomor register PK-LQP itu membawa total 189 orang yang terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin. (cnnindonesia/ags/data2)

Check Also

Lanjutkan Pencarian JT610, Lion Air Siapkan Rp38 Miliar

JAKARTA, Waspada.co.id – Operator maskapai penerbangan Lion Air mengklaim menganggarkan dana Rp38 miliar untuk melanjutkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: