Newsticker
WOL / Warta / OJK / Dukung Pencapaian SDGs di Indonesia, OJK Gandeng UNDP
foto: istimewa
foto: istimewa

Dukung Pencapaian SDGs di Indonesia, OJK Gandeng UNDP

Agregasi
Agregasi

JAKARTA, WOL – Otoritas Jasa Keuangan dan The United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia menjalin kerjasama dalam rangka pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia melalui peningkatan peran lembaga jasa keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad dan Country Director UNDP Indonesia, Christophe Bahuet menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), disaksikan oleh Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda selaku United Nations Secretary General Special Advocate for Inclusive Finance for Development (UNSGSA), pada penutupan acara  Indonesia Fintech Festival And Conference 2016 di Tangerang, Selasa.

Penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) tanggal 8 Agustus 2016 lalu. MoU antara OJK dan UNDP tersebut mencakup beberapa kesepakatan yang meliputi kerjasama pencapaian SDGs melalui akselerasi peran lembaga jasa keuangan terutama dalam peningkatan inklusi dan literasi keuangan, seperti dengan penyediaan layanan keuangan digital; menumbuhkan keuangan berkelanjutan dengan implementasi yang tepat; dan mendorong peran pemerintah daerah dan masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan untuk mengurangi kemiskinan.

Ratu Maxima dalam remarks-nya menyampaikan bahwa langkah awal untuk mencapai inklusi keuangan adalah dengan memiliki pemahaman yang mendalam akan masyarakat yang tidak terjangkau sebelumnya. Selaint itu, perlindungan dan edukasi konsumen juga harus diperkuat agar segala usaha yang telah dilakukan untuk membuka akses keuangan kepada masyarakat tidak sia-sia karena pada akhirnya tujuan finalnya adalah human development. Ratu Maxima juga menambahkan pentingnya layanan keuangan yang aman, efektif dan transformatif untuk menciptakan ruangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Terdapat 17 goals dalam SDGs yang hendak dicapai di tahun 2030 dengan target mengentaskan kemiskinan, melawan ketidaksetaraan dan ketidakadilan serta mengatasi perubahan iklim baik secara global maupun di Indonesia. Banyak dari goals di dalam SDGs tersebut yang relevan dengan peran OJK sebagai regulator dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan meningkatkan inklusi keuangan yang merupakan landasan pembangunan berkelanjutan.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Rahmat Waluyanto, dalam pidato penutupan acara Indonesia Fintech Festival And Conference 2016 mengatakan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan formalisasi kerjasama OJK dan UNDP dalam pencapaian SDGs di Indonesia pada tahun 2030.

“Penandatangan MoU ini merupakan kolaborasi strategis dalam area inklusi keuangan yang dapat menyentuh lebih banyak aspek kehidupan masyarakat,”ujar Rahmat.

Kerjasama OJK dan UNDP ini diharapkan akan mendorong kolaborasi pemerintah, sektor swasta, mitra pembangunan dan pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan kontribusi bersama dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.(ojk/data2)

Baca Juga

Foto: Istimewa

AKBP Novri : Densus 88 Sudah Lakukan Penggeledahan

BANDUNG, WOL – Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Novri Turangga menyatakan, Detasemen Khusus (Densus) 88 ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.